Pemkab Bantul Siap Fasilitasi Seniman yang Mau Vaksinasi COVID-19

Pradito Rida Pertana - detikHot
Rabu, 10 Mar 2021 15:04 WIB
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat memberikan keterangan soal vaksinasi massal
Pemkab Bantul saat memberikan keterangan usai ratusan seniman divaksinasi Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul -

Vaksinasi COVID-19 yang menyasar 517 seniman di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) Kapanewon Kasihan, Bantul ternyata belum mencakup seluruh seniman di Bantul. Pemkab Bantul pun meminta seniman yang hendak vaksinasi untuk menghubungi Dinkes.

"Ya bagi seniman dan budayawan yang menghendaki vaksin nanti bisa menghubungi Dinas Kesehatan (Kabupaten Bantul). Jadi ini (vaksinasi di PSBK) kan hanya pembukaan vaksinasi untuk pelaku seni, karena pelaku seni banyak berhadapan dengan publik," kata Bupati Kabupaten Bantul Abdul Halim Muslih saat ditemui di PSBK, Kapanewon Kasihan, Bantul, Rabu (10/3/2021).

Terlebih, di sela-sela vaksinasi tadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar Kabupaten Bantul terus meningkatkan vaksinasi COVID-19. Mengingat Kabupaten Bantul menjadi percontohan penerapan 3T oleh Kementerian Kesehatan RI.

"Dari Pak Jokowi berpesan agar Bantul ini terus melakukan peningkatan vaksinasi dan tracing, testing lalu treatment (3T). Karena Bantul adalah kabupaten percontohan buntuk 3T, bahkan dinyatakan yang terbaik oleh Menkes," ucapnya.

Terlepas dari hal tersebut, dengan masyarakat yang sudah mendapat vaksinasi akan mempercepat berputarnya roda perekonomian. Bahkan, saat ini Pemkab telah melonggarkan beberapa peraturan terkait PPKM Mikro.

"Ini kan pembatasan kegiatan masyarakat sampai tanggal 22 Maret dan nanti setelah 22 Maret kita evaluasi. Untuk saat ini (PPKM Mikro di Bantul) sudah kita longgarkan, pertemuan dimungkinkan 100 orang, hajatan boleh dengan pertunjukan tapi terbatas, semua itu seiring vaksinasi yang meluas," katanya.

Ratusan Seniman Yogyakarta Divaksinasi di PSBK Kasihan, Bantul, YogyakartaRatusan Seniman Yogyakarta Divaksinasi di PSBK Kasihan, Bantul, Yogyakarta Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Secara terpisah, terkait belum semua seniman yang datang untuk vaksinasi di PSBK, Ketua Yayasan PSBK Butet Kartaredjasa mengaku jika tidak semua seniman melakukan vaksinasi di PSBK. Pasalnya hal itu menyangkut ketersediaan tempat di PSBK yang masih terbatas.

"Belum datang semua. Karena sesuatu yang mustahil budayawan seniman semua hadir, ini mewakili yang belum kesempatan di sini menurut Dinas Kesehatan di Puskesmas atau rumah sakit yang ditunjuk. Jadi bukan di sini saja peristiwanya akan berkelanjutan," katanya.

Dia berharap dengan vaksinasi ini semua kegiatan seni berjalan dengan lancar. Mengingat pandemi berdampak pada seni khususnya seni pertunjukan.

"Pulih semua, sehat, produktif kembali. Kehidupan bersama terselamatkan. Saya sangat senang teman-teman seniman mau disuntik vaksin menandakan kawan-kawan itu solider kepada semangat kemanusiaan untuk menyelamatkan kehidupan bersama, itu yang terpenting," katanya.

"Jadi ini juga hendaknya menjadi dorongan kepada nakes untuk semangat membantu menyelamatkan kehidupan, dorongan kepada temab2 lain yang takut disuntik masa kalah sama yang sepuh-sepuh," imbuh Butet.



Simak Video "Seniman Yogya Divaksinasi, Hanung Bramantyo: Bangun Kepercayaan Diri"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/tia)