Karya Seni Iwan Effendi Mejeng di Singapura

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 21 Okt 2020 16:04 WIB
Pameran Tunggal Seniman Yogyakarta Iwan Effendi di Singapura
Iwan Effendi menggelar pameran tunggal kedua di Mizuma Gallery, Singapura Foto: Mizuma Gallery/ Istimewa
Jakarta -

Seniman asal Yogyakarta, Iwan Effendi, menggelar pameran tunggal yang bertajuk Drawing withdrawing di Mizuma Gallery, Singapura. Pameran seni yang dikuratori oleh Artati Sirman dibuka pada 12 November dan berlangsung selama sebulan pada 13 Desember 2020.

Di pameran tunggal keduanya di Mizuma Gallery, Iwan yang merupakan seniman visual dan co-artistic Papermoon Puppet Theatre, menampilkan karya-karya terbarunya.

"Iwan Effendi merepresentasikan fenomenologi transformatif elemen pertunjukan live," tulis keterangan Mizuma Gallery, seperti yang diterima detikcom, Rabu (21/10/2020).

Ketika membuat teater boneka, Iwan Effendi terbiasa memulai setiap karyanya secara narasi. Lulusan ISI Yogyakarta itu juga mengeksplorasi elemen-elemen di luar narasi, meski setia dalam semesta teater boneka.

Melalui teknik menggambar dan menarik, ia berkarya dengan berbagai media yang menarik. Ada seni grafis, etsa, proyeksi video, dan menjelajahi berbagai media yang belum pernah dibuat.

Kurator Artati Sirman menuturkan dalam dunia teater boneka, seorang dalang biasanya membantu ketegangan berjalannya pentas. Dalang membangun hubungan antara boneka yang dilakoni di atas panggung dan bersama para penontonnya.

Di tangan dalang pula, boneka sebagai obyek perlahan-lahan melampaui batas ambiguitas menjadi subyek.

"Saat adegan teater boneka dimainkan, apa yang terjadi di dalam pikiran kita adalah interaksi antara arus persepsi obyektivitas boneka dan imajinasi akhir kita tentang subyeknya," tuturnya dalam siaran pers.

Iwan Effendi dikenal sebagai pendiri Papermoon Puppet Theatre bersama istrinya Ria Tri Sulistyani yang dibentuk pada April 2006. Ia pernah menggelar pameran tunggal pertamanya dengan Mizuma Gallery Singapura pada 2019 yang berjudul Face to Face.

Pameran tunggal lainnya yakni Lunang di Lir Space Yogyakarta (2013), Eye of the Messenger di Yavuz Gallery Singapura (2011), dan Two Shoes for Dancing di Valentine Willie Fine Art (Project Room).

Karya-karya Iwan Effendi juga pernah dipamerkan di Bulgaria, Singapura, Australia, Belanda, Filipina, Prancis, Jepang, AS, dan Meksiko.



Simak Video "Jelajahi 'Jejak Karya Pramoedya Ananta Toer' Lewat Pameran Seni"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)