detikHot

art

Musikal di Rumah Aja saat Pandemi, Cerita Rakyat Malin Kundang Dibuat Modern

Jumat, 24 Jul 2020 10:08 WIB Tia Agnes - detikHot
BOOW Live x IndonesiaKaya.com persembahkan musikal Malin Kundang di #MusikalDiRumahAja Cerita rakyat Malin Kundang jadi musikal Foto: BOOW Live, IndonesiaKaya.com/ Istimewa
Jakarta -

Musikal di Rumah Aja dibuka tadi malam dengan pertunjukan cerita rakyat Malin Kundang. Tapi drama musikal yang digelar saat pandemi COVID-19 hadir dengan konsep yang lebih modern dan tak biasa.

BOOW Live x IndonesiaKaya.com membuat program #MusikalDiRumahAja yang mengadaptasi 6 cerita rakyat Indonesia menjadi pementasan. Untuk edisi perdana adalah Malin Kundang yang disutradarai oleh Rama Soeprapto (teater) dan Pritagita Arianegara (film).

Penulis naskah musikal Malin Kundang, Titien Wattimena, menuturkan cerita yang dihadirkan ada proses adaptasi. Dalam proses itu, ada cerita yang dikembangkan dan sudut pandang yang ditambahkan.

BOOW Live x IndonesiaKaya.com persembahkan musikal Malin Kundang di #MusikalDiRumahAjaBOOW Live x IndonesiaKaya.com persembahkan musikal Malin Kundang di #MusikalDiRumahAja Foto: BOOW Live, IndonesiaKaya.com/ Istimewa

"Kalau di cerita rakyatnya, istri Malin Kundang terkesan tidak terlalu penting, tapi menurut saya ini justru penting. Dia adalah karakter motivasi yang buat Malin Kundang pulang kampung dan bertemu dengan ibunya," ungkap Titien Wattimena, saat jumpa pers virtual, Kamis (23/7/2020).

Cerita adaptasinya pun sengaja tidak dari awal bagian tapi ke babak terakhir. "Karena ini musikal, cara bertuturnya beda, mendialogkan setiap tutur kata juga berbeda karena ada musik," lanjutnya.

BOOW Live x IndonesiaKaya.com persembahkan musikal Malin Kundang di #MusikalDiRumahAjaBOOW Live x IndonesiaKaya.com persembahkan musikal Malin Kundang di #MusikalDiRumahAja Foto: BOOW Live, IndonesiaKaya.com/ Istimewa

Titien Wattimena melanjutkan di legenda aslinya hanya disebut ada karakter istri Malin Kundang. Diadaptasi kali ini, tim menambahkan namanya menjadi Nur.

"Kami mau bicara sudut pandang perempuan yang bukan hanya dari ibu. Karakter motivasi itu didapatkan dari istri Malin Kundang, dalam durasi yang tidak banyak, langsung kuat karakternya. Karena kmi tidak punya keleluasaan dalam hal durasi 15 menit," sambung Titien Wattimena.

Musikal Malin Kundang yang ditayangkan di YouTube IndonesiaKaya tampil berdurasi sekitar 15 menit. Selama itu pula, di tengah keterbatasan PSBB saat pandemi COVID-19, para kru dan pemain memikirkan cara terbaik untuk menggelar pertunjukan.

BOOW Live x IndonesiaKaya.com persembahkan musikal Malin Kundang di #MusikalDiRumahAjaBOOW Live x IndonesiaKaya.com persembahkan musikal Malin Kundang di #MusikalDiRumahAja Foto: BOOW Live, IndonesiaKaya.com/ Istimewa

"Semuanya punya tantangan sendiri. Reading itu biasanya tatap muka dan menggali bersama-sama, melalui online kan rasanya nggak nyampe ya. Atau nyampe nggak yah, persoalan kebiasaan saja sih ya. Materinya sudah sangat menyenangkan, baik dari konsep, pemain, musik juga," tutur sutradara film Pritagita Arianegara.

Ia pun menambahkan, "Di proses ini kami membuat gimana caranya menerjemahkan proses kreatif saat masa PSBB. Apa aja sih yang sudah dan belum dilakukan, dan semua dilakukan online. Saat syuting juga cuma sedikit waktunya."

Musikal Malin Kundang menghadirkan cerita babak akhir dari legenda tersebut. Saat Malin Kundang diajak istrinya kembali ke kampung halaman.

Musikal Malin Kundang menghadirkan Dea Panendra, Nino Prabowo, Desmonda Cathabel, dan Naura. Sentuhan melodi dari komposer Dian HP, koreografer dan gerak tari dari Davit Fitrik, sinematografer Mayk Wongkar hingga Vida Sylvia selaku penata artistik.




Simak Video "Yuk, Berkunjung ke Pantai Tempat Terjadinya Legenda Malin Kundang"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com