detikHot

art

Dewan Kesenian Klaten Gelar 17 Sarasehan Budaya dan 14 Wayang Kulit Virtual

Minggu, 12 Jul 2020 14:30 WIB Achmad Syauqi - detikHot
Pembukaan sarasehan seni budaya tahun 2019 Foto: Pembukaan sarasehan seni budaya tahun 2019 di Pendapa Pemkab Klaten. (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Setelah Kabupaten Klaten dinyatakan sebagai kabupaten Zona Risiko Rendah Covid-19 atau zona kuning oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (GTPPC-19) Nasional sejak 5 Juli 2020. Dewan Kesenian (Wankes) Kabupaten Klaten akan menggelar sarasehan seni budaya kecamatan secara terbatas dan pentas wayang kulit virtual.

"Sarasehan di 17 kecamatan dan 14 pentas wayang kulit virtual yakni di 12 pentas wayang kulit kecamatan dan 2 pentas wayang kulit tingkat Kabupaten Klaten. Demuanya dilaksanakan memakai protokol kesehatan pencegahan COVID-19," ungkap Ketua Harian Wankes Klaten, FX Setyawan DS di Pemkab Klaten, Sabtu (11/7/2020) siang.

Dikatakan Setyawan, 17 kecamatan yang menggelar sarasehan ada beberapa. Kecamatan Kebonarum (Jumat, 10 /7), Trucuk (Sabtu, 11/7), Kalikotes (Selasa, 14/7), Jatinom (Kamis, 16/7), Ngawen (Sabtu, 18/7), Wonosari (Senin, 20/7), Gantiwarno (Kamis, 23/7), Manisrenggo (Sabtu, 25/7), Delanggu (Senin, 27/7), Kemalang (Kamis, 30/7), Jogonalan (Kamis, 6/8), Tulung (Sabtu, 8/8), Prambanan (Senin, 10/8), Polanharjo (Kamis, 13/8), Cawas (Sabtu, 15/8), Karangnongko (Sabtu, 22/8) dan Kecamatan Bayat waktunya ditentukan kemudian.

"Untuk Bayat ditentukan kemudian. Sarasehan seni budaya pada masa pandemi virus corona digelar dengan kapasitas terbatas dengan peserta maksimal 60 orang dengan menerapkan protokol kesehatan," imbuh Setyawan.

Lebih lanjut, ujar Setyawan, wayang kulit virtual bekerjasama dengan Wankes Kecamatan. Ada 12 pentas wayang kulit kecamatan yang akan digelar secara virtual.

"Ada 12 pentas dengan penonton terbatas dan masyarakat bisa menonton melalui live streaming kanal YouTube Dewan Kesenian Klaten dan Instagram (IG) Dewan Kesenian Klaten @dewankesenian-klt. Dan akan disiarkan langsung RSPD Klaten 91,6 FM," jelas Setyawan.

Menurut Setyawan, 12 kecamatan yang akan digelar wayang kulit virtual masing-masing Kecamatan Trucuk (Sabtu, 11/7), Jatinom (Jumat, 17/7), Ngawen (Sabtu, 18/7), Gantiwarno (Kamis, 23/7), Manisrenggo (Sabtu, 25/7), Kemalang (Kamis, 30/7), Prambanan (Selasa, 4/8), Jogonalan (Kamis, 6/8), Tulung (Sabtu, 8/8), Polanharjo (13/8), Cawas (15/8) dan Kecamatan Karangnongko (22/8). Teknis pagelaran wayang kulit virtual akan digelar dengan durasi hanya 3 jam.

"Durasi pentas hanya mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB. Kemudian 1 kelir bisa satu dalang atau 2 dalang, pengrawit 8 orang, waranggono 8 orang," sambung Setyawan.

Masih menurut Setyawan, selain menggelar wayang kulit virtual di 12 kecamatan, Wankes Klaten masih punya tugas menggelar dua pentas wayang kulit yang diadakan Wankes tingkat Kabupaten Klaten.

"Masih ada pentas tingkat kabupaten. Sedangkan kecamatan yang sudah menggelar wayang kulit sebelum pandemi sada 14 kecamatan," tambah Setyawan.

Yang sudah menggelar pentas wayang kulit sebelum pandemi, papar Setyawan, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten Utara, Karanganom, Pedan, Ceper, Klaten Tengah, Wedi, Juwiring, Karangdowo, Kebonarum, Bayat, Wonosari, Delanggu dan Kalikotes. Ada juga yang sudah sarasehan sebelum pandemi.

"Sarasehan sebelum pandemi sudah dilakukan 9 kali di kecamatan. Dan ini akan dimulai lagi secara terbatas," pungkas Setyawan.




Simak Video "Meriahnya Pentas Wayang, Jakarta"
[Gambas:Video 20detik]
(dal/dal)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com