Corona Buat Museum Louvre Prancis Sempat Ditutup

Tia Agnes - detikHot
Senin, 02 Mar 2020 11:06 WIB
Museum Louvre saat malam hari
Foto: Ardhi Suryadhi/detikTravel
Jakarta -

Menyebarnya virus corona di sejumlah negara di Eropa membuat Museum Louvre Prancis sempat ditutup akhir pekan lalu. Pihak museum takut epidemi virus corona dapat dapat menularkan kepada para pekerja dan pengunjung.

Museum Louvre
dikunjungi lebih dari 9,6 juta pengunjung setiap tahunnya. Louvre pun disebut sebagai museum paling populer di dunia.

"Kami sangat khawatir karena Louvre punya pengunjung dari seluruh dunia," ujar karyawan Louvre dan perwakilan serikat pekerja, Andre Sacristin, dilansir dari AP, Senin (2/3/2020).



Meskipun 2.300 pekerja museum tidak ada yang terinfeksi, namun Andre menegaskan virus itu hanya masalah waktu. "Risikonya sangat hebat," katanya.

Penutupan menyusul keputusan pemerintah Prancis pada Sabtu (29/2/2020) yang melarang pertemuan publik di dalam ruangan yang melibatkan 5.000 orang. Larangan itu memperburuk ketakutan pihak museum karena bahaya kontaminasi.

Staf Louvre jug dikhawatirkan tertular pekerja asal Italia utara yang datang ke museum untuk mengurus pameran seni Leonardo da Vinci. Di Italia, lebih dari 1.600 virus corona dan 34 orang meninggal karena epidemi virus tersebut.

Italia pun menjadi pusat penyebaran di Eropa. Di Prancis, ada 130 kasus virus corona yang terdaftar. Lebih dari setengah wilayah Prancis kini punya satu kasus dan pasien baru, dua orang meninggal di Prancis dan 12 orang dinyatakan sembuh.



Simak Video "Takut Virus Corona, Museum Louvre Paris Ditutup"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)