Koreografer Jerman Kolaborasi Bareng Seniman Indonesia dari 5 Kota

Tia Agnes - detikHot
Senin, 24 Feb 2020 16:41 WIB
Pertunjukan the last IDEAL PARADISE
Foto: Goethe Institut
Jakarta -

Koreografer ternama Jerman, Claudia Bosse, berkolaborasi dengan seniman Tanah Air dari lima kota. Ia terkenal akan karya-karya radikal soal tubuh dan ruang kolaborasi.

Claudia Bosse akan berkolaborasi dengan seniman dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Lampung. Nantinya, ia menghadirkan karya spesifik-lokasi mengenai terorisme sampai kultural yang digelar di Perum Produksi Film Negara (PFN), Jakarta.

Karya instalasi dan performance art berjudul 'the last IDEAL PARADISE' merupakan karya lintas disiplin. Penonton bebas bergerak, memilih sudut pandang masing-masing, dan mengembangkan dramaturgi-nya sendiri.

"Karya 'the last IDEAL PARADISE' merupakan instalasi, koreografi, dan performa sekaligus, yang menjadi suatu inventaris proses kerja yang menggabungkan masa kini dan masa lalu politik dengan ritual dan mitos," tulis keterangan pers yang diterima detikcom.



Karya instalasi dan performa berdurasi 2,5 jam menyoroti pergolakan sosial dan arsip etnografis. Kepala Bagian Program Budaya di Goethe-Institut Indonesien, Anna Maria Strauss, mengatakan pentas tersebut pernah digelar di Festival Tanzplattform 2018, Jerman.

"Kami tertarik dengan konsep yang unik dan pendekatan lintas disiplin yang khas dari 'the last IDEAL PARADISE'. Pertunjukan ini menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai masa kini dan memberi tempat untuk merenungkan pertanyaan-pertanyaan secara individual dan kolektif," katanya.

Claudia Bosse menuturkan karyanya dimulai sebagai instalasi lalu menjelma menjadi koreografi yang ditonton.



"Prosesi yang diikuti lalu menjadi karya paduan suara dan akhirnya arsip hidup dari orang-orang yang terlibat seperti berada di sebuah museum," katanya.

Pementasan perdana digelar pada 26 Februari 2020 di Perum PFN. Selanjutnya, pentas digelar pada 28 dan 29 Februari, mulai pukul 17.00 sampai 19.30 WIB.



Simak Video "Kabar Gembira! 26.500 Seniman Dapat Bantuan Rp 1 Juta per Orang"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)