Berkat gagasan Culturespace, pangkalan selam yang berada di kawasan Bordeaux, Prancis itu di Perang Dunia kedua digunakan untuk menampung armada kapal selam Jerman dan Italia. Kini namanya pun diubah menjadi Bassin de Lumieres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karya-karya dari pelukis Austria yang beraliran simbolisme itu dikenal sebagai pelopor gerakan Art Nouveau. Lukisan ternamanya seperti 'Der Kuss', 'Potrait Adele Bloch' sampai 'Beethoven' akan terpatri di dinding-dinding pangkalan selama dalam bentuk digital.
"Pameran ini akan memberikan seni digital kontemporer bagi pengunjung," tulis keterangannya, seperti dilansir dari My Modern Met, Kamis (26/12/2019).
Pusat seni digital terbesar di dunia itu bakal dibuka pertama kalinya pada 17 April 2020.
(tia/nu2)











































