detikHot

art

'Air Mata Air Bengawan', Kritikan Lewat Pameran Foto di Solo

Selasa, 17 Sep 2019 13:46 WIB Bayu Ardi Isnanto - detikHot
Halaman 1 dari 2
Air Mata Air Bengawan, Kritikan Lewat Pameran Foto di Solo Foto: Bayu Ardi Isnanto/ detikcom
Solo - Bengawan Solo menjadi bagian sentral bagi kehidupan masyarakat sejak dahulu. Dari zaman ke zaman, Bengawan Solo terus hidup beriringan dengan manusia dengan kondisi yang terus berubah.

Kondisi tersebut disampaikan para fotografer melalui hasil bidikan kameranya. Foto-foto disajikan dalam pameran fotografi bertajuk 'Air Mata Air Bengawan' yang digelar di Balai Soedjatmoko, hingga 19 September 2019 mendatang.

Sejumlah foto menunjukkan histori, seperti evakuasi pesawat yang mendarat darurat di Bengawan Solo. Atau juga foto yang menunjukkan kondisi pencemaran Bengawan Solo saat ini.


'Air Mata Air Bengawan', Kritikan Lewat Pameran Foto di SoloFoto: Bayu Ardi Isnanto/ detikcom


Kepala Balai Soedjatmoko, Muhammad Safroni, mengatakan pameran foto mengangkat tema 'Air Mata Air Bengawan' karena keprihatinan atas perubahan kondisi Bengawan Solo.

"Dahulu seperti yang kita tahu, Bengawan Solo menjadi sumber penghidupan masyarakat, menjadi tempat bermain. Tapi sekarang pencemaran di mana-mana," kata pria yang akrab disapa Roni itu, Selasa (17/9/2019).


(bai/tia)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com