DetikHot

art

Seni Bambu Proyek Anies Tenggelam oleh Monumen Selamat Datang

Kamis, 16 Ags 2018 12:42 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Seni Bambu Proyek Anies Tenggelam oleh Monumen Selamat Datang Seni Bambu Proyek Anies Tenggelam oleh Monumen Selamat Datang Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Karya seni instalasi bambu Joko Avianto yang dibuat atas permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuai beragam reaksi. Salah satunya dari kalangan seni.

Kurator seni Asikin Hasan yang pernah mengkurasi karya Joko Avianto dan tiga seniman lainnya di ajang Frankfurt Book Fair 2015 itu menuturkan karya seni ruang publik, fokus utamanya adalah ruang itu sendiri.

"Menurut saya ruang di sekitar Bundaran HI itu terlalu banyak elemen rupa. Banyak yang simbolik, fungsional, dan lain-lain. Elemen rupanya itu sudah terlalu ramai, sangat ramai malahan," tuturnya ketika dihubungi detikHOT, Kamis (16/8/2018).


Seni Bambu Proyek Anies Tenggelam oleh Monumen Selamat DatangSeni Bambu Proyek Anies Tenggelam oleh Monumen Selamat Datang Foto: Rifkianto Nugroho
Di kawasan Bundaran HI, ada Monumen Selamat Datang yang menjadi landmark dari Ibu Kota. Monumen berupa patung sepasang manusia yang sedang menggenggam bunga dan melambaikan tangan itu memang dibuat untuk menyambut tamu-tamu kenegaraan saat Asian Games pada 1962 silam.

Monumen tersebut, lanjut Asikin, sudah kuat dan menjadi poros bagi semua elemen rupa yang ada di kawasan Bundaran HI. "Hampir tidak ada elemen apapun yang mampu mengalahkan posisinya, yang lain akan tenggelam. Seni bambu itu tenggelam dengan posisi sentral di Bundaran HI," tuturnya mengkritik.

Lantaran kondisi Bundaran HI yang sudah terlalu ramai seharusnya tidak ditambahi. "Problem ruang itu menjadi masalah bagi seni di ruang publik, yang semestinya mempertimbangkan problem elementer lain," kata Asikin.



"Sekarang ini banyak bangunan, belum lagi macet. Itu kan jalan utama, dan karyanya tidak memberi nilai apa-apa," lanjut dia lagi.

Sementara itu, Joko Avianto saat dihubungi detiHOT menuturkan sejak pertama kali dipanggil Anies sudah memperlihatkan blueprint MRT di dekat Monumen Selamat Datang. Joko pun mendesain karya bambu sesuai blueprint tersebut.

Instalasinya pun dibuat berdasarkan pandangan dari utara ke selatan dan monumen Selamat Datang juga mengarah ke utara.

Seni Bambu Proyek Anies Tenggelam oleh Monumen Selamat DatangSeni Bambu Proyek Anies Tenggelam oleh Monumen Selamat Datang Foto: Instagram Anies Baswedan


""Itu menyambut tamu asing, atlet asing yang berlaga di Indonesia. Kalau saya menghormati titik orientasi itu, jadi arahnya ke patung itu. Kalau patung Jenderal Sudirman juga ke utara, sementara Arjuna Wiwaha ke Selatan. Saya langsung kayak gitu, berhadapan," tuturnya.

Karya seni bambu ciptannya pun mewakili keberagaman seperti suku bangsa Indonesia. "Sebenarnya agak naif, tapi sudah terintegrasi dan ada di karya saya pesannya. Saya ambil dari pasukan Majapahit yang kayak bendera dikibarkan, diarak. Tiangnya ada 73 bambu, itu Indonesia ulang tahun ke-73. Bambu itu menahan struktur dari bambu yang banyaknya 1600, itu tantangan secara konstruksi," ungkap Joko.




Tonton juga 'Anies Bantah Karya Seni Bambu di Bundaran HI Bentuk Sindira':

[Gambas:Video 20detik]


(tia/nu2)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed