Karya seni instalasi tersebut diciptakan oleh seniman Jerman bernama Manaf Halbouni. Dia mengatakan karya yang dibuatnya membangkitkan sebuah peristiwa dari tahun 2015 ketika pemberontak Suriah berusaha melindungi Aleppo dari penembak jitu pemerintah.
"Ini dipasang sehari setelah ulang tahun jatuhnya Tembok Berlin di tahun 1989," ungkap Halbouni seperti dilansir dari Reuters, Senin (13/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Seni Urban Unjuk Gigi di Artotel Week |
Lokasi Gerbang Bradenburg merupakan simbol kehancuran dan akhir dari perang. "Itu juga simbol perpecahan tapi kemudian ditampilkan sebagai simbol persatuan," kata Halbouni.
Karya berjudul 'Monument' itu terdapat bus merah dan putih yang berdiri hanya satu blok dari peringatan Holocaust. Sebuah peringatan yang menyedihkan dari jutaan orang yang terbunuh selama rezim Nazi dalam Perang Dunia kedua.
"Ini adalah karya seni instalasi melawan perang dan melawan semua yang tidak beres di dunia," pungkas seniman tersebut.
(tia/tia)










































