DetikHot

art

Karya-karya Agus Kama Loedin Terbuat dari Material Kawat

Selasa, 12 Sep 2017 10:40 WIB  ·   Tia Agnes - detikHOT
Karya-karya Agus Kama Loedin Terbuat dari Material Kawat Karya-karya Agus Kama Loedin Terbuat dari Material Kawat Foto: ARTOTEL Thamrin-Jakarta
Jakarta - Sukses dengan tiga pameran seni, ARTOTEL Thamrin Jakarta kembali hadir dengan eksibisi terbaru yang berjudul 'Trans-Forms #3'. Pameran tunggal dari seniman asal Surabaya Agus Kama Loedin dipamerkan di galeri ARTOTEL Thamrin Jakarta.

Tema 'Trans-forms #3' sengaja dipilih Agus Kama Loedin diambil dari perjalanan Agus dalam berkarya. "Ini pameran tunggal ketiga saya yang digelar, sebelumnya berlangsung di Yogyakarta dan Filipina," ujar Agus Kama Loedin, dalam keterangan pers yang diterima detikHOT, Selasa (12/9).

Agus menciptakan karyanya dari bahan dasar kawat. Dia terinspirasi dari perubahan alam dan bentuk-bentuk tak lazim yang ada.



"Membuat struktur bentuk menjadi bagian tersulit yang harus dikerjakan. Untuk mengerjkannya harus ada proses ketekunan yang mendalam, bagaimana mengulur, menekuk, mengikat, dan menganyam bahan dasar kawat jadi sebuah karya," kata Agus Kama Loedin.

Karya-karya Agus Kama Loedin Terbuat dari Material Kawat Karya-karya Agus Kama Loedin Terbuat dari Material Kawat Foto: ARTOTEL Thamrin-Jakarta


Manager seni ARTOTEL Group Safrie Effendi mengungkapkan melalui 'Trans-Forms #3' pameran seni yang diselenggarakan tak hanya lewat seni lukis. "Namun seni juga bisa dilihat dalam material logam seperti kawat dan bahan-bahan bekas yang digunakan Agus," pungkas Safrie Effendi.


Karya-karya Agus Kama Loedin Terbuat dari Material Kawat Karya-karya Agus Kama Loedin Terbuat dari Material Kawat Foto: ARTOTEL Thamrin-Jakarta


Agus Kama Loedin semula menekuni arkeologi di Universitas Gajah Mada (UGM) dan memperdalam bidangnya di Universitas Rijks Leiden, Belanda. Dia pernah menjadi guru dan pegawai honorer di Pusat Dokumentasi Arkeologi Indonesia di Universitas Rijks Leiden.

Selain melukis dan memotret, Agus juga mengembangkan karya seni trimatra. Pada pola-pola desain, kolase, dan kriya yang digunakan, Agus bertumpu pada keterampilan tangan. Semua inspirasi karyanya diperoleh dari pembauran pengalaman budaya sehari-hari terutama dari dua negara yaitu Filipina dan Indonesia.


(tia/tia)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed