Dalam keterangan yang diterima, Jogja Art Weeks penyelenggara terlebih dahulu mengumumkan panggilan terbuka pada institusi dan kolektif yang ada untuk menginformasikan agenda seninya. Agenda-agenda seni tersebut dipublikasikan di booklet Jogja Art Weeks tanpa dipungut biaya apapun.
Selama dua bulan penuh mulai dari Mei hingga Juni, beragam aktivitas seni tercatat. Di antaranya adalah agenda pameran seni rupa, seni pertunjukan, pertunjukan musik, workshop atau lokakarya, diskusi, maupun tur seni yang ada di Yogyakarta, Magelang, dan sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Booklet ini dicetak sebanyak 7500 eksemplar dan disebarluaskan pada titik-titik keramaian yang ada di Yogyakarta. Kami berharap booklet ini dapat menjadi suplemen untuk menikmati Yogyakarta yang berbeda dari biasanya," tulis keterangan Jogja Art Weeks 2017.
Beberapa agenda seni Jogja Art Weeks 2017 di antaranya adalah pameran 'A Series of Mini Exhibition' di Jogja Contemporary kompleks Jogja National Museum, pameran '151617' di Tembi Rumah Budaya, pameran 'Srengenge' di Galeri SMSR 'Chaosmos' Bantul dan Langit Art Space Bantul, pameran seni 'Bakaba #6', hingga pameran seni patung 'Inside Outside Sculpture' di Dammara Sculpture and Coffee Bar.
Ratusan agenda seni Jogja Art Weeks 2017 dapat diintip di situs resmi http://www.jogjaartweeks.com/.
(tia/doc)











































