Ruang Terbatas, Galeri Seni di Art Stage Jakarta 2017 Diseleksi Ketat

Ruang Terbatas, Galeri Seni di Art Stage Jakarta 2017 Diseleksi Ketat

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 03 Mei 2017 18:38 WIB
Ruang Terbatas, Galeri Seni di Art Stage Jakarta 2017 Diseleksi Ketat
Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Tahun ini Art Stage Jakarta memasuki tahun kedua. Ada 20 galeri seni Indonesia yang berpartisipasi dan 30 galeri yang berasal dari mancanegara. Pendiri Art Stage Singapura dan Jakarta, Lorenzo Rudolf, mengatakan galeri yang terpilih lebih selektif.

"Kami tahu semakin banyak galeri yang ikut serta, art fair akan menjadi semakin besar. Tapi ruang di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel space-nya tak sebanyak seperti di Singapura, dan tentu saja kami harus menyeleksinya," tutur Lorenzo Rudolf, usai jumpa pers, Rabu (3/5/2017).

Tak hanya persoalan selektif memilih galeri saja, namun Lorenzo Rudolf juga mengungkapkan tentang kualitas galeri yang berpartisipasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita menyeleksi dan juga berpikir tentang kualitas. Kami ingin mem-push galeri-galeri Indonesia untuk berada di antara galeri internasional lainnya. Dan kualitas kami pikirkan," tutur Lorenzo Rudolf.

Simak: 50 Galeri Indonesia dan Mancanegara Meriahkan Art Stage Jakarta 2017

Kualitas yang dimaksud oleh Lorenzo Rudolf juga persoalan konten. Yakni, seniman yang diusung dan karya-karya yang bakal ditampilkan.

"Tentunya bukan karya yang sudah tampil di sebelumnya. Kontennya harus berkualitas dan belum pernah dilihat sebelumnya," pungkas Lorenzo Rudolf.

Art Stage Jakarta 2017 ada enam galeri yang hadir secara eksklusif . Di antaranya adalah Nadi Gallery, Semarang Gallery, ROH Projects, D Gallerie, Rachel Gallery, dan CAN's Galerie.

Selain itu, Art Stage Jakarta 2017 juga akan menampilkan galeri internasional yang datang dari berbagai negara lainnya. Di antaranya adalah Mizuma Gallery, Tomio Koyama Gallery, OTA Fine Arts, dan ShugoArts dari Tokyo.

Galeri dari Singapura pun juga rencananya akan mengikuti Art Stage Jakarta 2017. Mereka adalah Gajah Gallery dan FOST Gallery yang akan menampilkan seniman Singapura dan Asia Tenggara.

The Drawing Roomdan Artinformal dari Manila, Sullivan+Strumpf asal Sydne, Edouard Malingue Gallery dari Hong Kong, dan Wei-Ling Gallery asal Kuala Lumpur juga akan memastikan kehadirannya di art fair ini.


(tia/ken)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads