Rasakan Ruang Gelap di Proyek Seni Tintin Wulia

Laporan dari Singapura

Rasakan Ruang Gelap di Proyek Seni Tintin Wulia

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 15 Jan 2017 14:42 WIB
Rasakan Ruang Gelap di Proyek Seni Tintin Wulia
Foto: Tia Agnes Astuti/detikHOT
Marina Bay Sands Expo - Tintin Wulia dikenal sebagai seniman yang kerap menampilkan proyek dan karya seni tentang persoalan perbatasan. Di Art Stage Singapore 2017 kali ini, Tintin menampilkan instalasi berjudul 'Untold Movements Act 1: Neitherland, Whitherland, Hitherland' persembahan Milani Gallery.

Jika Anda berada di lokasi penyelenggaraan Marina Bay Sands Expo and Convention Center, singgahlah ke bagian Forum Asia Tenggara. Karya Tintin berada berdekatan dengan seniman asal Kamboja Svay Sareth. Ruangan gelap dengan tiang-tiang besar menyapa pengunjung yang memasukinya.

Tiang yang ditutupi oleh kain hitam tersebut memuat beragam suara yang memuat puisi-puisi yang berasal dari aneka bahasa. Jika diperhatikan ada bahasa Indonesia, Vietnam, Inggris, dan Arab. Di beberapa tiang terdapat cahaya temaram yang difokuskan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam 'Untold Movements Act 1: Neitherland, Whiterland, Hitherland', Tintin melemparkan persoalan perbatasan geopolotik sebagai sebuah ruangan. Potongan proyeknya berdasarkan dari pengalamannya sendiri namun diperluas lagi dengan menelitik sosok Sobron Aidit yang diasingkan. Tintin melihatnya sebagai kunci untuk memahami kondisinya saat ini.

Karyanya dikomisikan oleh 4A Centre for Contemporary Asian Art dengan bantuan dari Yayasan Keir. Sebelumnya di Art Stage Singapore 2017, Tintin pernah membuat karya interaktif yang mengajak pengunjung untuk berganti kewarganegaraan dan membuat paspor sendiri. Lewat 'Make Your Own Pasport', Tintin mengkampanyekan persoalan perbatasan yang tak pernah selesai.

Karya-karya Tintin kini telah tersebar di banyak ruang publik dan menjadi koleksi pribadi di Australia, Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Termasuk karyanya yang menjadi koleksi permanen dari Queensland Art Gallery/Gallery of Modern Art, He Xianing Art Museum, Singapore Art Museum, dan lain-lain.

Memasuki hari terakhir Art Stage Singapore 2017, seni instalasi Tintin Wulia masih bisa dikunjungi hari ini hingga pukul 18.00 waktu Singapura!

(tia/dal)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads