Proyek Seni 7 Perupa Perempuan di Rutan Pondok Bambu Kini Dipamerkan di TIM

Proyek Seni 7 Perupa Perempuan di Rutan Pondok Bambu Kini Dipamerkan di TIM

Tia Agnes - detikHot
Rabu, 23 Nov 2016 09:55 WIB
Proyek Seni 7 Perupa Perempuan di Rutan Pondok Bambu Kini Dipamerkan di TIM
Foto: Dewan Kesenian Jakarta
Jakarta - Sejak September lalu, tujuh perupa perempuan melakukan residensi di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kini, karya-karya hasil residensi mereka tengah dipamerkan dalam eksibisi bertajuk 'BON SENI' di Galeri Cipta III, Taman Ismail Marzuki (TIM).

Bertemakan 'panoptic' yang diambil dari teori Michael Foucault, proyek seni dijadikan praktik untuk mengenali, merefleksikan, dan mengintervensi fenomena sosial politik yang berlangsung di masyarakat.

Kurator Angga Wijaya mengatakan tema 'panoptic' memberikan pengawasan pada aktivitas banyak orang di dalam tahanan. "Dan bagaimana lewat seni, mereka bisa membuat karya yang bukan produk menjual atau high art," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proyek yang melibatkan perupa perempuan di kota besar diikuti oleh Ayudilla Martina (Jakarta), Daniella F.Praptono (Jakarta), Ika Vantiani (Jakarta), Meicy Sitorus (Bandung), Nenan Angenani Titis (Yogyakarta), Prilla Tania (Bandung), dan Venti Wijayanti (Yogyakarta).

Proyek seni perupa perempuan merupakan perhelatan seni setahun sekali yang digagas oleh Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) sebagai platform untuk mengembangkan praktik seni rupa kontemporer. DKJ sendiri selama dua tahun belakangan konsisten mengangkat isu-isu sosial, melalui pendekatan kerja parsipatoris.

Pameran 'BON SENI' yang diambil dari istilah menandai warga binaan untuk diperbolehkan keluar blok sel untuk mengikuti kegiatan di Rutan itu dibuka pada Selasa (22/11) malam dan berlangsung hingga 29 November 2016. Sesi ngobrol-ngobrol bareng seniman atau 'Jam Kunjungan' digelar pada 26 dan 27 November pukul 15.00 WIB.

(tia/mah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads