Bob Dylan Tak Akan Hadiri Malam Penganugerahan Nobel 2016

Bob Dylan Tak Akan Hadiri Malam Penganugerahan Nobel 2016

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 17 Nov 2016 08:53 WIB
Bob Dylan Tak Akan Hadiri Malam Penganugerahan Nobel 2016
Foto: Getty Images
Jakarta - Bob Dylan meraih penghargaan Nobel Sastra tahun ini. Meski sempat bungkam tak mengomentari Hadiah bergengsi di dunia itu, kini muncul kabar lainnya dari Bob Dylan. Musisi itu memutuskan tidak akan menghadiri malam penganugerahan Nobel 2016 di Stockholm, Swedia.

Swedish Academy mengumumkan keputusan Dylan lewat situs The Nobel Prize pada Rabu (16/11). Dalam suratnya, penulis lagu asal Amerika Serikat itu tidak akan hadir di malam penerimaan hadiah pada Desember mendatang. Tentunya keputusan tersebut bertentangan dengan yang dikatakannya dua minggu usai pengumuman.

The Swedish Academy pun menghormati keputusan dari Bob Dylan tapi hal tersebut tidak biasa bagi seorang pemenang Nobel untuk tidak datang ke Stockholm. Namun, pihak penyelenggara masih menunggu keputusan Dylan untuk memenuhi persyaratan lainnya. Yakni, memberikan kuliah sastra.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu satu-satunya syarat yang diberikan oleh The Swedish Academy, dari enam bulan pengumuman Nobel, maka tanggal 10 Desember adalah waktunya," tulis pernyataan The Swedish Academy, dilansir berbagai sumber, Kamis (17/11/2016).

Sebelum Bob Dylan, masih ada penulis lainnya yang juga mangkir dari malam penganugerahan Nobel. Misalnya, novelis Doris Lessing karena usianya yang sudah senja, dramawan Harold Pinter yang berada di rumah sakit, dan penulis Elfriede Jelinek yang memiliki fobia sosial. Meski demian, akademi mencatat hadiahnya masih menjadi milik mereka, sama seperti Bob Dylan.

"Dia tidak harus memberikan kuliah sastra tapi boleh juga konser musik sebagai bentuk pengabdian," tulis The Swedish Academy lain.

Keputusan memenangkan nama Bob Dylan pun menjadi kontroversial. Karyanya yang berupa lirik-lirik lagu penuh makna itu dianggap tak setara dengan karya sastra bergengsi lainnya. Seperti yang diutarakan penulis 'Trainspotting' Irvine Welsh. "Ini merupakan penghargaan nostalgia yang disalahpahami. Golongan hippies meracau," katanya dilansir dari Guardian.

(tia/mah)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads