Pameran Era Revolusi 1960 Dibuka di London

Pameran Era Revolusi 1960 Dibuka di London

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 08 Sep 2016 14:41 WIB
Pameran Era Revolusi 1960 Dibuka di London
Foto: Istimewa
Jakarta - Pameran akbar tentang revolusi di tahun 1960 dibuka di Victoria and Albert Museum, London. Bertajuk 'You Say You Want a Revolution? Records and Rebels 1966-1970', eksibisi mengeksplorasi dampak periode tersebut terhadap kehidupan modern, musik, hak-hak sipil, konsumerisme, multikulturalisme, dan banyak lagi.

Kurator pameran, Geofrrey Marsh, mengatakan sepanjang periode tersebut terjadi perubahan mendasar dalam pola pikir Dunia Barat. "Tahun-tahun 1966 sampai 1970, selama 1828 hari adalah bagian kunci nyata dari penciptaan dunia modern," katanya, dilansir Reuters, Kamis (8/9/2016).

Simak: Kusala Sastra Khatulistiwa 2016 Umumkan 10 Besar Karya Terbaik

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tampaknya ini adalah waktu yang menarik untuk kembali melihat periode ini. Pameran mencakup lebih dari 350 benda meliputi fotografi, poster, musik, film, fashion, artefak, desain, dan lain-lain," katanya.

Di dalam pameran juga terdapat baju ruang angkasa yang pernah dikenakan oleh William Anders, mantan astronot NASA, batu bulan pinjaman dari AS National Aeronautics and Space Administration, pakaian yang pernah dikenakan oleh John Lennon, pakaian yang dikenakan oleh Twiggy, dan pecahan gitar rocker dari Jimi Hendix.

"Apa yang kami tampilkan di pameran bukan hanya persoalan satu revolusi, tapi ada ratusan revolusi," ungkapnya.

Pameran ini berlangsung di beberapa titik. Di antaranya Carnaby Street di London, Festival Woodstock tahun 1969, dan di West Coast.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads