Di bagian depan gedung teater, terdapat instalasi berbentuk sangkar burung dengan sayap di bagian atasnya. Di dalam sangkar terdapat seorang anak kecil yang sedang duduk menelungkupkan tangannya.
Selama berbulan-bulan, Potterhead sudah terpesona dengan citra misterius dari seorang anak kecil yang duduk di dalam sarang bersayap. Karakter anak kecil buatan desainer Christine Jones menyimbolkan inti dari cerita 'Harry Potter and the Cursed Child'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menggunakan setting 19 tahun setelah pertempuran besar di Hogwarts, Harry Potter masih dihantui masa lalu dan putranya Albus juga memiliki warisan yang tak bisa ditolaknya. Berlanjut ke belakang panggung, sebuah topi seleksi berwarna hitam, jadi salah satu properti serta tempat lilin dengan simbol inisial huruf 'H'.
![]() |
"Artistik pertunjukan ini sudah bisa dilihat dari luar istana," ucap Christine Jones.
Dia pun membuat tongkat sihir karakter yang ada di dalam 'Harry Potter and the Cursed Child'. "Setiap tongkat saya aplikasikan ke atas panggung. Hermione dengan Vine, Harry dengan Veins, Draco, dan lain-lain," tambah dia.
![]() |
Penata kostum, Katrina Lindsay, juga membuat sketsa bagi kostum para pemain. "Saya menambahkan visual kostum di cerita terbaru ini. Tidak mirip seperti seri pertama sampai ketujuh tapi ada beberapa seragam yang diupgrade lebih terbaru," katanya.
Selain itu, tim produksi juga mengumumkan lokasi pertunjukan pindah ke Palace Theatre untuk preview pada 7 Juni 2016. Disutradarai oleh Jack Throne, pentasnya ditulis oleh Jack Throne, J.K.Rowling, dan John Tiffany.
(tia/mmu)













































