Di akun Facebook dan Instagram, Gore sempat mengatakan ada seorang pria yang menyerang di depan rumahnya di Los Angeles akhir pekan lalu. "Pria itu keluar dari Honda Civic warna hitamnya saat aku keluar rumah, memukulku dan berteriak, 'Trump 2016!'," tulisnya disertai foto dirinya yang terluka lebam.
Karena serangan tersebut, Gore melaporkannya ke kepolisian setempat. Polisi Los Angeles tidak bisa mengomentari kasus yang menimpa Gore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus yang menimpa Gore bermula dari lukisan Donald Trump yang diciptakannya. Ia menggambarkan Trump tanpa busana dengan wajah nyeleneh dan alat kelamin kecil. Lukisannya dilarang beredar di galeri seni Amerika, namun di Maddox Gallery London, lukisan Gore justru dipajang.
![]() |
Dalam sebuah wawancara, Gore menciptakannya untuk membangkitkan reaksi dari publik, entah baik maupun buruk tentang pentingnya fisik diri seseorang. "Kita tidak harus merasa dikebiri oleh ukuran alat kemain karena tidak menentukan siapa Anda. Alat kelamin Anda tidak menentukan jenis kelamin Anda, kekuatan Anda maupun status Anda. Sederhananya, jangan melihat dari penampilan," katanya.
Akibat pekerjaan seninya, Gore pun mendapatkan ancaman kematian. Serta ancaman bui dari beberapa pengacara yang mengaku berasal dari pihak Trump dan ingin memenjarakan Gore.
(tia/doc)












































