Sepanjang tahun 2015, pameran '(Ber)Kisah Tubuh' dibuatnya dengan teknik realis. Eksibisi ini merupakan ruang narasi tentang tubuh manusia sebagai pokok perupaan yang mengandung penggambaran dan pernyataan seorang perupa yang memiliki aspirasi moral, kepekaan puitik, dan refleksi artistik.
"Agus berpartisipasi menciptakan 'dunia gambar' yang bukan hanya memiliki perbandingan dunia empiris tapi juga jadi dunia baru," ujar kurator pameran Wahyudin, Senin (11/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pengunjung dapat menikmatinya karya-karya yang diciptakan Agus. Serta menemukan pemahaman, kenikmatan, dan petualangan intektual, serta emosional.
Karya-karya yang dipersiapkan Agus untuk pameran tunggalnya 1,5 tahun. 'Tubuh' digunakannya sebagai media penyampaian sebuah pesan. Agus TBR adalah lulusan ISI Yogyakarta dan Central Academy of Fine Art, Beijing, Tiongkok, pada 2008-2009. Saat itu, dia menerima beasiswa Akili Art Award. Sebelumnya juga, Agus pernah mengadakan dua kali pameran tunggal.
Di antaranya 'Drama Ruang' di Ark Gallery Jakarta (2011) dan 'Homesick Alien' di Emmitan CA Gallery, Surabaya (2012). Galeri Semarang terletak Jalan Taman Srigunting Nomor 5-6, Semarang.
(tia/mmu)











































