detikHot

art

200 Penulis Sedunia Bikin Petisi untuk Perdana Menteri Inggris

Jumat, 13 Nov 2015 18:26 WIB Tia Agnes Astuti - detikHot
Dok.BBC Dok.BBC
Jakarta - Lebih dari 200 penulis mancanegara termasuk Salman Rushdie, Val McDermid dan Ian McEwan membuat petisi kepada Perdana Menteri Inggris, David Cameron. Surat terbuka tersebut diterbitkan oleh PEN International karena kehadiran PM India Narendra Modi selama 3 hari ke Inggris.

Seperti dikutip dari BBC, Jumat (13/11/2015), para penulis menyatakan keprihatinannya atas adanya intoleransi dan kekerasan terhadap suara-suara kritis di India. "Kami ingin mendesak Modi untuk melindungi kebebasan berekspresi," tulis surat terbuka tersebut.

Petisi itu ditandatangani oleh ratusan anggota dan pendukung PEN International di Inggris dan Skotlandia. Termasuk penulis Nikita Lalwani, Henry Marsh, Hari Kunzru, Neel Mukherjee, dan Owen Sheers.

Baca Juga: Webtoon Indonesia Luncurkan Komik 'Star Wars'

Selama kunjungan PM India, petisi tersebut juga mendesak agar David Cameron mengurusi persoalan kebebasan berekspresi. Termasuk, menyoroti ancaman fundamentalisme di India, serta pembunuhan 3 intelektual di India ( Malleshappa Madivalappa Kalburgi, Govind Pansare dan Narendra Dabholkar) dalam dua tahun terakhir.

Baru-baru ini, sebanyak 40 novelis India, penyair, dan dramawan mengembalikan penghargaan yang diberikan National Academy of Letters di India sebagai bagian dari protes.

"Tanpa perlindungan kebebasan berekspresi, sebuah negara gagal disebut demokratis," tulis mereka.


(tia/mmu)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com