'Exploitation of Fish', Lukisan Anggar Prasetyo yang Pukau Dewan Juri UOB

'Exploitation of Fish', Lukisan Anggar Prasetyo yang Pukau Dewan Juri UOB

Tia Agnes Astuti - detikHot
Kamis, 05 Nov 2015 12:10 WIB
Exploitation of Fish, Lukisan Anggar Prasetyo yang Pukau Dewan Juri UOB
Lukisan 'Exploitation of Fish' karya Anggar Prasetyo
Jakarta - Lukisan 'Exploitation of Fish' karya Anggar Prasetyo yang baru saja memenangkan penghargaan seni UOB tingkat Asia Tenggara mampu memukau dewan juri. Kemenangan ini merupakan kemenangan berturut-turut oleh seniman Indonesia di tingkat regional Asia Tenggara selama dua tahun terakhir.

Karya lukis dari perupa berusia 42 tahun itu merupakan salah satu pemenang dari 'UOB Painting of Year 2015' yang digelar di empat negara. Yakni, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Komitmen UOB di dunia seni pun dimulai sejak 40 tahun yang lalu di Singapura dan merambah kawasan Asia Tenggara. Di usia penyelenggaraannya yang ke-34, kompetisi bertaraf internasional ini memberikan tempat kepada seniman-seniman bertalenta di kawasan Asia Tenggara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Gudang Tua Sarinah 'Dihidupkan' Lagi di Jakarta Biennale 2015

Nama seniman internasional yang 'lahir' dari penghargaan seni tahunan UOB yakni Goh Beng Kwan, Anthony Poon dan Chua Ek Kay. Wee Ee Cheong, Deputy Chairman and Chief Executive Officer, UOB Group mengatakan Asia Tenggara adalah rumah bagi UOB.

"Salah satu bentuk berbagi dengan masyarakat adalah melalui dukungan kami kepada dunia seni, kami yakin seniman melalui hasil karyanya dapat memberikan inspirasi bagi jiwa dan pikiran, membina budaya kreativitas dan inovasi di masyarakat," ujar Wee Ee Cheong.

Simak: Anggar Prasetyo Raih Penghargaan Seni UOB Tingkat Asia Tenggara

'Exploitation of Fish' dianggap memiliki teknik dan inovasi yang berbeda dari karya seni pelukis lainnya. Ia memenangkan kategori profesional dan mengalahkan lebih dari 600 pelukis yang mendaftar tahun ini di Indonesia.

Ekosistem laut menjadi tema yang diangkatnya. Selintas karyanya tampak tak menarik, tapi jika ditelisik lebih dalam lagi maka ditemukan teknik baru dari lulusan seni lukis ISI Yogyakarta ini. Sejak 9 November, semua hasil karya pemenang dipamerkan di lobi UOB Plaza 1 di 80 Raffles Place.

(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads