Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (6/10/2015), mereka muncul sebagai dua penulis 'kuda hitam'. Yakni, penulis asal Hungaria LΓ‘szlΓ³ Krasznahorkai yang meraih pernah Man Booker Prize beberapa waktu lalu.
Sedangkan satu nama lagi berasal dari Negeri Ginseng. Ia adalah penyair Ko Un yang berpeluang besar meraih Nobel. Pada 2014, Ko Un menyabet penghargaan sastra dari NordSud International Prize di Universitas Italia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di negara asalnya, pria kelahiran Gunsan, provinsi Jeolla Utara dianggap sebagai penulis Korea yang produktif. Sepanjang hidupnya, ia telah menerbitkan lebih dari 100 buku puisi, cerita pendek, esai, terjemahan, dan drama. Salah satu karya terkenalnya adalah buku seri puisi epik 30 volume yang ditulisnya saat rezim militer pada 1970-an. Buku tersebut berjudul 'Maninbo' atau berarti 'Sepuluh Ribu Kehidupan.
Sekretaris Akademi Swedia Peter Englund mengatakan tahun ini para penulis yang masuk nominasi lebih beragam.
"Banyak penulis favorit yang diabaikan di tahun-tahun sebelumnya dan spekulasi sastra bisa saja menemukan pemenang yang di luar dugaan," tutupnya.
(tia/tia)











































