Koreografer muda asal Jakarta kembali menampilkan karyanya 'I Think... Thonk' di Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat. Pentas yang digelar 22 Oktober mendatang berdasarkan pengalaman pribadinya.
Karya tersebut merefleksikan dari Yola. Saat itu, ia pernah terlibat langsung dengan masyarakat urban. Selama satu tahun, ia pernah mengajar kelas kreatif untuk remaja di kampung Johar Baru, Jakarta Pusat.
Kampung itu terkenal sering tawuran. Di taun 2011, tercatat ada 11 kali tawuran di kampung Johar Baru. Peristiwa itu menginspirasinya membuat sebuah tarian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada 2012 lalu, Yola sempat berkolaborasi dengan Unank Ramdani, seorang wartawan sekaligus fotografer di karya 'Payau #2 Waterproof' dalam rangka Indonesian Dance Festival (IDF). Pengalaman kolaborasi ini mengharuskan Yola untuk melakukan riset dan terjun ke tengah masyarakat kota Jakarta demi mencoba mengerti permasalahan yang sesungguhnya terjadi.
Di tahun yang sama, Yola memutuskan untuk benar-benar terjun ke tengah masyarakat dengan bergabung dengan komunitas Jakarta Art Movement dalam program “Kampong Art Attack”.
Di tahun 2014, Yola meraih Hibah Cipta Perempuan Kelola 2014. Beberapa residesi internasional seperti FACETS di Indonesia dan membuat karya koreografi Selma-A Little Escape pernah diterimanya.
(tia/mmu)











































