Penerbit Hutchinson baru saja mengumumkan novel ketiga dari peraih Oscar tersebut. Bukunya disebut tidak lagi lintas generasi dan usia, tapi khusus untuk segmentasi orang dewasa.
Sang ksatria yang akan pergi bertempur, di malam keberangkatannya menulis surat kepada anak-anaknya. "Ada 20 kebajikan tentang aturan hidup. Pelajaran yang besar dan kecil, ingin aku turunkan satu per satu kepada kalian," tulisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur penerbitan Jocasta Hamilton mengatakan novel tersebut berhasil ditulis dengan cerdas dan ciamik. "Dengan daya tarik legenda kisah Arthur dan Aesop, menimbulkan filosofi timur dan barat. Serta sastra, saya pikir semua orang perlu diingatkan tentang hidupnya," ujarnya seperti dilansir dari Guardian, Selasa (8/9/2015).
Hawke sendiri mengakui novelnya terinspirasi dari keempat anak-anaknya. Ia ingin mengajarkan etika hidup tanpa terasa menggurui maupun berceramah di depan mereka. "Aku ingin menceritakan tentang apa yang saya percaya dan mudah melakukannya lewat jalur fiksi."
Sebelumnya, Hawke pernah menulis 'The Hottest State: A Novel (1996) dan 'Ash Wednesday: A Novel' (2002). Rencananya, novel ketiganya akan diilustrasikan oleh istrinya sendiri, Ryan.
(tia/tia)











































