Museumsuferfest 2015 Dibuka Walikota Frankfurt dan Dubes Fauzi Bowo di Panggung Indonesia

Laporan dari Frankfurt

Museumsuferfest 2015 Dibuka Walikota Frankfurt dan Dubes Fauzi Bowo di Panggung Indonesia

Is Mujiarso - detikHot
Sabtu, 29 Agu 2015 13:03 WIB
Museumsuferfest 2015 Dibuka Walikota Frankfurt dan Dubes Fauzi Bowo di Panggung Indonesia
Suasana pembukaan Museumsuferfest 2015 di Frankfurt (Ismujiarso/detikHOT)
Jakarta - Sungguh membanggakan! Jarang terjadi, festival seni budaya tahunan Museumuferfest di Frankfurt, Jerman dibuka langsung oleh walikota. Namun, ketika tahun ini Indonesia menjadi official theme country di pesta rakyat yang digelar di tepi Sungai Main itu, Walikota Frankfurt Peter Feldmann hadir untuk membuka acara, bersama Dubes RI di Jerman, yang tak lain mantan Gubernur Jakarta Fauzi Bowo.

Museumsuferfest 2015 dibuka di panggung Indonesia, Jumat (28/8) sore waktu setempat, dan akan berlangsung hingga Minggu (30/8). Setiap harinya, berbagai tenda kuliner, kerajinan tangan, suvenir dan panggung-panggung musik yang terbentang di sisi kanan dan kiri sungai, ditambah di sepanjang jalan di sisinya, dengan total 3 kilometer, dibuka hingga tengah malam.

Penyanyi hiphop JFlow menandai dimulainya acara pembukaan tersebut ketika melompat ke atas panggung. Dengan lincah penuh enerji menyapa warga Frankfurt dan kota-kota lain di sekitarnya di seluruh Eropa yang telah ramai di depan panggung Indonesia sebagai pusat acara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panggung dibuka dengan penampilan kolaborasi semua seniman yang akan tampail selama tiga hari nanti. Yakni Djaduk Ferianto dan Kua Etnika, barong Osing dan gandrung Banyuwangi, Dwiki Dharmawan, Dira Sugandi, Mian Tiara dan Bonita. Barangkali sulit membayangkan bagaimana grup musik kontemporer berkolaborasi dengan seni pertunjukan tradisional dan para penyanyi jazz?

Djaduk Ferianto mengkoordinasi kawan-kawannya dengan begitu baik dan rapi, sehingga meskipun masing-masing datang dengan konsepnya sendiri, namun ketika disambungkan terasa begitu menyatu. Suara gamelan yang berdenting-denting, melebur dan saling mengisi dengan bebunyian keybord, mengiringi suara tembang dan vokal-vokali yang jazzy.

Dalam sambutannya seusia penampilan kolaborasi pembuka tersebut, Walikota Peter Feldmann mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama mendengar semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika. “Dari penampilan tadi, saya sudah langsung bisa merasakan makna dari semboyan itu,” ujarnya.

Sedangkan Fauzi Bowo dalam sambutan berikutnya mengatakan, kehadiran Indonesia di Museumsuferfest merupakan rangkaian panjang menuju Frankfurt Book Fair, Oktober nanti. Ketika ditemui usai acara tersebut, Fauzi memuji penampilan para seniman yang telah dipilih untuk menjadi “duta diplomasi budaya” di Frankfurt dan seluruh Eropa.

(mmu/ron)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads