"Kami memang menggunakan bahan yang sama, bentuk yang mirip tapi maknanya berbeda," ucap seorang karyawan dari Biro Pariwisata Karamay yang menjadi penanggung jawab proyek seni, Ma Yun, kepada Wall Street Journal China, Kamis (13/8/2015).
Baca Juga: Seniman Anish Kapoor Tuduh Pemerintah Tiongkok Plagiat Patung Buatannya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu seniman yang terkenal di Inggris ini mengatakan di negara tersebut pembajakan barang, merek, dan hak cipta lainnya begitu marak terjadi. 'Shan Zhai' adalah istilah yang dipakai untuk menggambarkan fenomena yang berada di luar kendali pemerintah.
Simak: Ini Dia 33 Penerbit Indonesia yang Akan Tampil di Frankfurt Book Fair 2015
Kasus ini menyeruak ketika Kapoor mengeluhkannya kepada awak media. Ia menilai karyanya memiliki hak paten yang tidak boleh ditiru oleh seniman maupun negara lainnya.
"Tampaknya Tiongkok memperbolehkan warganya untuk mencuri kreativitas orang lain. Saya merasa harus mengejar mereka yang bertanggung jawab sampai ke pengadilan," ujar Kapoor.
(tia/mmu)











































