"Kami pernah ditanya apakah ingin menutup kasusnya dan menguburkan kembali paman kami. Kami ditanyakan untuk memilih," ucap keponakan Neruda, Rodolfo Reyes dilansir berbagai sumber, Jumat (29/5/2015).
Baca Juga: Diduga Dibunuh, Penyelidik Kematian Pablo Neruda Temukan Bukti Baru
Namun, ketika kabar dari penyelidikan menemukan sebuah fakta terbaru, keluarganya pun bahagia mendengarnya. "Investigasi ini sangat penting untuk mengetahui kebenaran. Satu hari sebelum kematiannya, Neruda telah ditawari perjalanan aman dari Chili ke Meksiko," katanya.
Lebih dari dua tahun, jenazah Neruda berada di laboratorium tiga negara. Ia diduga dibunuh ketika dalam perjalanan menuju Meksiko karena pandangan komunis berseberanga dengan pemimpin saat itu.
Penyelidikan awal dimulai 2013 lalu dan tak menemukan bukti apa pun. "Masih ada sisa protein ketiga dan analisis data memerlukan dosis hati-hati untuk menghindari kesimpulan yang menimbulkan tanda tanya. Kita masih perlu informasi tambahan," ungkap tim forensik dari Universidad de Murcia.
Pablo Neruda adalah salah satu penyair berbahasa Spanyol terbesar pada abad ke-20. Ia meninggal dunia pada 23 September 1973 di usia yang ke-69 tahun.
(Tia Agnes Astuti/Atmi Ahsani Yusron)











































