"Pada awalnya saya tidak begitu senang tapi sekarang aku tidak masalah dan baik-baik saja," katanya dalam sebuah wawancara kepada surat kabar lokal Joongang Ilbo seperti dilansir detikHOT, Selasa (12/5/2015).
Baca Juga: Bocah Penulis Puisi Kontroversial di Korea Selatan Akhirnya Bicara
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah Lee tetap akan menulis, ia hanya menjawab, "Aku tidak tahu apakah akan terus menulis buku puisi di masa depan," ucap Lee.
Kontroversial mengenai buku kumpulan puisi tersebut terjadi ketika banyak netizen Korea mengomentari salah satu puisi berjudul 'On a Day You Don't Want to Go to Hakwon' di jejaring media sosial. Mereka beranggapan kata-kata dalam puisi itu terlalu vulgar dan mengandung unsur kanabalisme karena si karakter 'aku' yang menolak belajar ke tempat kursus.
Dalam puisi tersebut, ia mengatakan akan 'memakan' daging ibunya. Selain itu, terdapat puisi berjudul 'Cannibal Doll' yang memuat kata-kata serupa.
(tia/mmu)











































