Ditarik dari Toko Buku, Bocah Penulis Puisi Kontroversial Tak Senang

Ditarik dari Toko Buku, Bocah Penulis Puisi Kontroversial Tak Senang

- detikHot
Selasa, 12 Mei 2015 17:45 WIB
Ditarik dari Toko Buku, Bocah Penulis Puisi Kontroversial Tak Senang
Buku kumpulan puisi 'A Single Dog'
Jakarta - Kontroversi anak perempuan berusia 10 tahun yang menjadi penulis dari kumpulan puisi 'A Single Dog' baru saja angkat bicara. Ia menyatakan tak senang jika pihak penerbit memberhentikan penjualan bukunya dari setiap toko buku.

"Pada awalnya saya tidak begitu senang tapi sekarang aku tidak masalah dan baik-baik saja," katanya dalam sebuah wawancara kepada surat kabar lokal Joongang Ilbo seperti dilansir detikHOT, Selasa (12/5/2015).

Baca Juga: Bocah Penulis Puisi Kontroversial di Korea Selatan Akhirnya Bicara

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbagai respons negatif dan tuduhan tidak baik dilontarkan kepada Lee dan keluarganya. Serta terhadap pihak penerbit Kim Suk Boon yang mengizinkan terbitnya buku kumpulan puisi tersebut pada Maret lalu.

Ketika ditanya apakah Lee tetap akan menulis, ia hanya menjawab, "Aku tidak tahu apakah akan terus menulis buku puisi di masa depan," ucap Lee.

Kontroversial mengenai buku kumpulan puisi tersebut terjadi ketika banyak netizen Korea mengomentari salah satu puisi berjudul 'On a Day You Don't Want to Go to Hakwon' di jejaring media sosial. Mereka beranggapan kata-kata dalam puisi itu terlalu vulgar dan mengandung unsur kanabalisme karena si karakter 'aku' yang menolak belajar ke tempat kursus.

Dalam puisi tersebut, ia mengatakan akan 'memakan' daging ibunya. Selain itu, terdapat puisi berjudul 'Cannibal Doll' yang memuat kata-kata serupa.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads