Program tersebut disebut dengan 'Kaki Lima Literature'. "Gerobak kaki lima akan menyediakan makanan jalanan khas Indonesia seperti soto dan lontong sayur di tempat-tempat tua kota Frankfurt," ucap Erna Setyowati dari Komite Kuliner sekaligus general affairs manager William Wongso saat jumpa pers di Galeri Nasional Indonesia, Kamis (30/4/2015).
Baca Juga: Menuju 'Frankfurt Book Fair 2015', Indonesia Siap Tampil Maksimal
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun menjanjikan sajian kuliner yang akan ditampilkan di Frankfurt akan berbeda dari biasanya. Ada menu nasi kuning yang akan dikombinasikan dengan rendang dan bumbu rempah-rempah. Serta masakan khas Indonesia lainnya.
"Kami juga siapkan dessert yang pernah kami sajikan di Leipzig Book Fair Maret lalu. Ada klappertart dari Manado dan juga kolak. Yah kolak tapi ada sensasi yang beda di dalamnya."
Nantinya, 'Kaki Lima Literature' juga akan disertai dengan penampilan dari pembacaan karya sastrawan Indonesia. Pihak pemerintah kota Frankfurt pun berjanji akan mendukung program tersebut dan memberikan kemudahan perizinan.
"Kami mendukung dan membantu merealisasikan program 'Kaki Lima Literature' di kota Frankfurt," kata Aino Kelle dari Hubungan Masyarakat pemerintah kotamadya Frankfurt.
(tia/ron)











































