Proyek seni ini menjadi bagian dari festival seni jalanan St+art Delhi yang menyoroti isu sosial tunawisma. "Tujuannya hanya satu yaitu memberikan wajah baru untuk struktur dan visibilitas kepada orang-orang yang tinggal di dalamnya," ungkapnya seperti dilansir detikHOT, Kamis (2/4/2015).
Baca Juga: 5 Penulis yang Menerbitkan Novel di Usia 40 Tahun
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Proyek ini meminta perhatian tunawisma yang ditenun menjadi kain sosial India. Warna-warna cerah menjadi ciri khas industri tekstil di negara tersebut," kata Olek.
Olek tidak hanya menutupi bagian dinding rumah tersebut, tapi juga bagian atapnya ditutupi dengan crochet. Rajutannya menampilkan gambar bunga, kupu-kupu, dan gajah.
(tia/mmu)











































