Karya seni berjudul 'For Pete's Sake' tersebut terbuat dari marmer dan menjadi bagian dari pameran 'Stations of the Cross' yang digelar di pusat kota London. Pete sengaja membiarkan wajah dan tubuhnya dicetak dengan marmer, meniru patung Salib. Di gereja tersebut juga ditampilkan 20 karya seniman tentang penggambaran apresiasi terhadap Kristus dan Paskah.
Patung ini awalnya dibuat pada 2008 silam sebagai kolaborasi antara mantan pecandu narkoba yang baru saja selesai bertugas di rehabilitasi di Thailand. Senimannya adalah Nick Reynolds.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika saya membuat patung ini, saya melihat Pete seperti di-Salibkan oleh media. Saya terinspirasi untuk membuatnya," katanya dilansir dari Daily Mail, Jumat (20/2/2015).

Hari ini, patung 'For Pete's Sake' dipamerkan kepada publik di sebuah gereja tua. Bersama dengan karya seniman dari Paul Benney, Nasser Azam, Angelica Cayzer, dan Wolfe Lenkiewwicz.
Baca Juga: Ini Apartemen Mewah Orlando Bloom yang Dijual Rp 70 M
Pameran yang dikuratori oleh Ben Moore ini juga bertujuan untuk menggalang dana untuk yayasan 'Missing Tom'. Saudaranya yang menghilang tahun 2003 silam. "Saya senang dengan karya seni yang menimbulkan perdebatan dan akhirnya menciptakan kesadaran kepada arah menemukan adikku," katanya.
Melalui patung Salib Pete Doherty tersebut, pastur gereja berharap agar pengunjung dapat sejenak melihat karya seni yang dipamerkan. Serta memahami arti dari 'Kebangkitan' dan merenungkannya dalam kehidupan mereka.
(tia/mmu)











































