Debut buku Glenn Fredly ini dipercayakan pada penulis kontroversial Moammar Emka. Konsepnya sendiri cukup uni dan kabarnya sangat menyayat hati.
"Idenya dalam rangka 20 tahun Glenn berkarya, tidak lengkap rasanya kalau ada semua, tapi buku nggak ada. Akhirnya ketemu sama Glenn dan dibuatlah buku ini. Buku ini isinya 14 lagu Glenn yang ditulis oleh 14 penulis yang Berbeda. Mereka bercerita dengan gaya mereka sendiri, termasuk saya," ungkap penulis 'Jakarta Undercover' itu saat jumpa pers di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"14 penulis itu menuangkan interpretasi mereka tentang lagu-lagu Glenn. Jadi ini buku konsepnya Glenn Fredly feat. 14 penulis," tambah Emka lagi.
Tidak berhenti di situ, sajian sastra yang menyentuh dan menyayat juga siap dihadirkan Emka. Bahkan bentuknya tidak lagi sekedar tulisan, tapi audio.
"Rencananya juga akan dibuat versi audionya. Ada narasi prosa yang menyayat-nyayat dalam versi CD. Jadi, orang baca bisa sambil mendengarkan narasi romantisme sesat itu. Romantasi yang membunuh," jelas penulis 40 tahun itu lagi sembari tertawa.
Baca Juga: Butet Kartaredjasa Sentil Blusukan Jokowi di Panggung Teater
Bagi Glenn Fredly menyetujui ide proyek buku tersebut tidak lepas dari kecintaannya pada dunia sastra.
"Saya kenal sama Emka sudah lama. Saya juga terlibat di forum sastra. Sudah lama saya memang suka dengan sastra. Dengan merilis buku, 20 tahun saya berkarier sudah menjadi kolaborasi yang luar biasa, musik, film dan sastra," tutup Glenn. Sama seperti albumnya, buku yang belum diberi judul itu juga rencananya terbit pada April mendatang.
(mif/mmu)











































