Seniman muda Kelvin Atmadibrata untuk pertama kalinya mengadakan pameran tunggal di Japan Foundation hingga 4 September mendatang. Pameran yang bertajuk 'Takekurabe' ini terinspirasi dari komik Jepang atau manga klasik karya Higuchi Ichiyo.
Dalam membuat karya termasuk performance art, pria kelahiran 1988 ini selalu menyimbolkan gender dan seksualitas. Namun Kelvin juga terinspirasi dari budaya dan para seniman Jepang khususnya Yayoi Kusama.
Pameran instalasinya kali ini terdapat banyak keunikan. Berikut detikHOT rangkumkan, di antaranya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
108 Bambu Kuning Polkadot
|
|
Karya seni 'Bambu Kuning' ini diambil dari terjemahan bahasa Indonesia untuk novella 'Takekurabe' karya Higuchi Ichiyo. Angka '108' menunjukkan makna sebagai sebuah kebiasaam agama-agama dari belahan timur dunia termasuk untuk melafazkan doa dan mantra sebanyak 108 kali.
'Takekurabe'
|
|
Di sana terdapat topi bennet lengkap dengan emblem garuda berkepala dua dan berisi potongan unagi, berkemeja motif polkadot, bercawat hitam kuning dan bersepatu high heels motif polkadot karya Yayoi Kusama dan Marc Jacobs.
'Suisen'
|
|
Instalasi 'Kolor Ijo'
|
|
Uniknya di antara 'kolor ijo' tersebut terdapat kolase bergambar kaki pria dengan memakai high heels. "Ini menunjukkan simbol maskulinitas dan feminisme," ungkap Kelvin.
Halaman 2 dari 5











































