***
Di tengah hiruk pikuk kemeriahan perayaan hari Ulang Tahun Jakarta Sabtu (21/6/2014) lalu, sekelompok anak muda justru menyepi. Mereka berkumpul di tenda pos polisi Parkir Timur Senayan.
Setiap dua minggu sekali komunitas ini biasa bertemu dan berburu lokasi gelap bersama-sama. "Kalau enggak di sini, ya di Taman Menteng," ujar salah satu anggota Dimas Setiawan kepada detikHOT.
Sayangnya malam itu semua lokasi yang biasanya pada pukul 10 malam sudah sepi namun justru ramai. "Tadi kami sudah keliling Senayan juga tapi semua titik masih terang dan ramai," keluhnya.

Komunitas yang akan berusia lima tahun ini dibentuk oleh seorang pecinta fotografi bernama Syarief Maulana. Menurut Dimas, di angkatan pertama masih beberapa kawan dari satu kompleks perumahan saja.
Baru di angkatan kedua dan seterusnya banyak pecinta fotografi yang masuk dan ikut belajar. "Awalnya mereka bosan dengan karya fotografi yang itu-itu saja dan ingin mencoba hal baru," tuturnya.
Alhasil dengan menggunakan senter, korek api, maupun light stick sederhana komunitas ini bermain dengan cahaya. Baru di tahun berikutnya, mereka berhasil membuat light stick dengan pencahayaan dan desain yang tak biasa.
Kini anggota aktifnya yang konsisten bertemu setiap dua minggu sekali mencapai 25 orang. Sedangkan anggota di dunia maya angkanya ribuan. Dari komunitas I "Light" This Jakarta ini menghasilkan dua komunitas serupa di Bandung.
"Pendirinya juga yang pernah belajar di ILT dan mereka orang Bandung. Akhirnya di Bandung mereka berdiri sendiri dan berkarya juga di bidang lighting grafiti ini," ujar Dimas.
(tia/mmu)











































