Video Mapping Tiga Dimensi Tandai Dibukanya Balaikota Sarajevo

Video Mapping Tiga Dimensi Tandai Dibukanya Balaikota Sarajevo

- detikHot
Selasa, 13 Mei 2014 14:32 WIB
Video Mapping Tiga Dimensi Tandai Dibukanya Balaikota Sarajevo
Jakarta - Setelah 22 tahun lalu Balaikota Sarajevo dibom pada Perang Bosnia, kini bangunan tersebut kembali dibuka pada Jumat pekan lalu. Pembukaan digelar meriah dengan video mapping tiga dimensi.

Video mapping tersebut menceritakan mengenai sejarah kota. Di sana, digambarkan bagaimana perjalanan bangunan kota tersebut, pentingnya bagi peradaban bangsa, saat dibom hingga kembali bangkit direstorasi.

Balaikota tersebut tak hanya menjadi saksi sejarah atas konflik peperangan tak berkesudahan. Namun juga saksi bisu atas pembunuhan Archduke Franz Ferdinand Austria pada 28 Juni 2914. Ia ditembak mati setelah meninggalkan Balaikota.

"Malam ini kami memperingati kemenangan atas peradaban yang kembali bangkit. Kita mampu hidup atas kematian dan menang dengan persatuan," ujar anggota Muslim Bosnia, Bakir Izetbegovic seperti dilansir dari BBC, Selasa (12/5/2014).

Bangunan tua tersebut telah menjadi ikon dan dibuka pada 1896 silam. Tahun 1949, Balaikota Sarajevo pernah dibuka menjadi perpustakaan nasional. Saat peristiwa pengeboman Agustus 1992, sebanyak dua juta buku hancur dan terbakar.

Sebagian bangunan direstorasi dan dibayar oleh pihak pemerintah Eropa. Serta dibangun kembali seperti ketika hancur pada 1992.

Kini, bangunan tersebut tak hanya menjadi Balaikota, namun tetap menjadi perpustakaan nasional dan tempat belajar bagi mahasiswa. Balaikota Sarajevo juga berfungsi sebagai museum peringatan.

(tia/ich)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads