Pinky Lu Xun, salah satu cosplayer generasi pertama di Indonesia mengatakan jika memang banyak pencipta kostum terinspirasi untuk bisnis.
"Karena peluangnya sangat besar sekali dan rata-rata masyarakat Indonesia menyukai segala hal yang berhubungan dengan kesukaannya," katanya kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ricky Hiraga Yuuji juga mengatakan hal yang sama. "Saya pernahnya ngejual Rp 700 ribu tapi itu barang yang sudah dipakai," katanya.
Jika kostum karakter tersebut masih asli dan belum pernah dipakai, ia menyakini harganya akan lebih dari itu. Menurutnya, ada satu komunitas cosplay yang berdomisili di Bogor yang menjual kostum-kostum tersebut hingga ke Amerika.
Ada juga yang menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Seperti cosplayer asal Malang yang membuat kepala robot dari botol plastik. Serta ada juga bentuk helm dari bubur koran.
Namun, baik Yuuji dan Pinky sama-sama menolak untuk memperjualbelikannya. Mereka beralasan tak ada waktu untuk membuatnya.
"Saya kan arsitek, baru bisa bikin lepas waktu kerja dan wiken. Tapi itu buat jarang ketemu sama teman-teman, jadinya susah bagi waktu karena kan bukan kerjaan utamanya," katanya.
(tia/utw)











































