Perempuan berusia 29 tahun ini sudah mendalami dunia nyanyi sejak masih duduk di bangku SMP.
"Aku mulai nyanyi sudah dari SMP, tapi yang biasalah ikut-ikut nge-band dan sebagainya," ujarnya kepada detikHOT (27/2/2014). Saat itu, ia juga belum terpikir untuk mendulang rezeki dari hobinya ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dibayar Rp. 50 ribu itu aku pernah, itu benar2 dulu banget, waktu belum happening seperti sekarang. Kalau sekarang yang minimalnya 1,5 juta, tapi bayarannya beda-beda," jelasnya.
Menyanyi buat Shanty kini tak hanya soal mencari bayaran. Karenanya dia sangat fokus menempa kualitas vokalnya. Secara rutin ia masih mengikuti les vokal. Menjaga kualitas suara dan tubuh juga jadi salah satu perhatian utama Shanty.
Maklum, ia kadang harus bertemu pekerjaan di setiap hari kerja dan di akhir pekan.
"Aku sempat non-stop setiap hari kerja, hampir tiga bulan enggak ada libur." Efeknya tubuh dan suaranya pun ikut melemah. Ia memiliki beberapa tip yang sudah ia praktekan sendiri.
Yakni mengurang panggung reguler, yang biasanya bisa setiap hari, ia membatasi satu pekannya hanya dua hingga tiga kali manggung. Ia juga menjaga asupan makannya.
"Untuk jaga kualitas, aku kurangi gorengan, stres, dan makanan pedas." Tapi yang paling utama, ia tak boleh menghisap rokok. "Rokok yang pasti enggak boleh. Karena sangat pengaruh ke suara," jelasnya.
(ass/utw)











































