Kode yang tersimpan di Bode Museum, Jerman dan Sigtuna Museum, Swedia ini akhirnya dipecahkan oleh orang yang mempelajari syair Viking atau disebut sebagai Runologist. Ia adalah JOnas Nordby, yang berasal dari University of Oslo.
Pesan yang mengandung kode Jotunvillur ini diketahu datang dari abad ke-9. Saat memecahkan kode rahasianya ia menyedari ada pola sederhana dalam penulisan yang dimuat pada kode itu. Model penulisan seperti ini pun ia temui pada lebih dari 80 prasasti yang tersebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedengarannya mudah ya? Padahal Nordby sebelumnya perlu menyaring semua kode syair yang ada di Eropa Utara, terutama di Skandinavia dan Kepulauan Ingrris.
Para Kriptolog sebelumnya memprediksikan bahwa kode ini digunakan untuk mengkomunikasikan pesan-pesan rahasia. "Ini bisa jadi pesan singkat atau pesan yang dikandung memang rahasia."
Akhirnya salah satu pesan ini, berhasil dibongkar dan isinya adalah pesan 'Cium Aku'. Mungkin apa yang Nordby temukan kali ini adalah penggalan surat cinta yang sudah berusia 900 tahun.
Atau pesan khusus di Hari Valentine? Apapun motifnya, peneliti kode rahasia kini layak bertepuk tangan dengan temuannya ini.
(ass/tia)











































