Rumah Sekaligus Laboratorium Eksperimen Kreasi Irwan Ahmett dan Tita Salina

Rumah Inspiratif Irwan Ahmett & Tita Salina (3)

Rumah Sekaligus Laboratorium Eksperimen Kreasi Irwan Ahmett dan Tita Salina

Astrid Septriana - detikHot
Kamis, 06 Feb 2014 13:21 WIB
Rumah Sekaligus Laboratorium Eksperimen Kreasi Irwan Ahmett dan Tita Salina
Dok.Astrid Septriana/ detikHOT
Jakarta - Rumah milik pasangan seniman Irwan Ahmett dan Tita Salina ini memang tak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal. Dengan mengusung konsep keterbukaan, Irwan dan Tita juga menjadikan rumahnya sebagai studio bekerja.

"Konsepnya adalah menghasilkan ruang kerja sekaligus ruang tinggal yang dapat membuat kita menjadi lebih nyaman dan kreatif dalam bekerja," jelas Irwan Ahmett kepada detikHOT (5/2/2014).

Untuk itu tantangan terbesar agar suasana rumah tetap nyaman adalah harus membuat ruangan yang sangat efisien. Tiba dari pintu depan, kita akan langsung masuk ke ruang tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sana ada sebuah sofa bed putih dengan meja dan karpet nyaman di sekitarnya. Meja dan kursi ini menghadap ke sebuah papan tulis putih, di sekelilingnya pun terdapat meja-meja kerja dan sebuah rak buku.



Ini bisa disebut sebagai kantor, studio atau Irwan sendiri lebih senang menyebutnya labolatorium. "Pembuatan ruang sangatlah efisien hanya berdasar kepada kebutuhan ruang yang memang diperlukan saja. Selebihnya adalah ruang bersama dan tempat untuk berkreasi."

Ruangan ini memiliki banyak fungsi lain, Irwan menjelaskan kadang tempat ini bisa menjadi ruang penampung tidur para teman yang datang dari luar kota atau bahkan ruang syuting film.

"Ruang multifungsi juga, kadang bisa menjadi ruang penampung tidur teman dari luar kota, atau acara makan-makan dalam jumlah besar hingga pemotretan atau shooting film. Intinya ruang tempat dimana terjadinya khayalan yang dibenturkan dengan kenyataan," kata Irwan.



Sang tuan rumah sendiri mengaku lebih banyak menghabiskan waktunya di lantai satu rumahnya ini. Atmosfer kerja di dalam rumah ini sangat cair, menurut Irwan tak ada posisi khusus yang ditetapkan untuk bekerja.

"Ruang studio kami merupakan ruang bersama bagi siapa saja, setiap orang dapat menggunakan ruang tersebut seperti balai desa di sebuah desa atau seperti alun-alun di kota kecil," ujarnya.

Tak hanya terbuka bagi teman-temannya yang datang dari luar kota, rumah ini juga kerap disinggahi oleh teman-teman Irwan dan Tita yang berasal dari negara lain.

"Terkadang ada teman dari luar negeri ikut numpang berhari-hari tanpa saya kenal sebelumnya. Ini menurut saya penting sebagai insan kreatif tetap membuka berbagai kemungkinan untuk ruang studio tersebut," kata Irwan.

Studio atau labolatorium eksperimen di rumah ini juga masih menyisakan beberapa benda dari proyek yang lalu, seperti sebuah lampu berbentuk tulisan 'Change Yourself'. Penataan ruangan ini cukup sederhana, pantulan bambu yang berada di luar sudah cukup mendekorasi ruangan yang berlapis kaca ini.

(ass/utw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads