Di Rumah Zaskia Adya Mecca, Pintu Kayu Berat Simbol Perlindungan

Etnik dan Modern Versi Hanung-Zaskia Adya Mecca (2)

Di Rumah Zaskia Adya Mecca, Pintu Kayu Berat Simbol Perlindungan

Tia Agnes Astuti - detikHot
Selasa, 22 Okt 2013 10:03 WIB
Di Rumah Zaskia Adya Mecca, Pintu Kayu Berat Simbol Perlindungan
Pintu kokoh rumah keluarga Zaskia-Hanung (Grandyos Mesah/detikFOTO)
Jakarta - Kali pertama melihat pintu kayu unik dan besar, mengingatkan detikHOT akan pintu tempo dulu. Atau Anda bisa menjumpainya pintu yang berada di kawasan Museum Fatahillah dan Museum Bahari, Jakarta Utara.

Bagi Zaskia Adya Mecca, pintu yang merupakan gerbang masuk utama menuju ke dalam, punya filosofi tersendiri.

"Buat kita, pintu itu perlindungan utama. Pinginnya yang besar dan kokoh agar terlihat kuat," katanya kepada detikHOT Jumat lalu (18/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pintu yang setinggi dua meter tersebut memiliki warna hitam di setiap sisinya. Ada detil keemasan juga terdapat di sana. Di sekelilingnya pun, sengaja diberikan ornamen seperti dinding yang belum selesai dibangun.



Di antaranya, kombinasi dinding batu-bata merah dan semen. Lantainya yang terbuat dari marmer pun dibiarkan sengaja seperti retak dengan tekstur kasar.

"Pintu ini yang cari Mas Hanung, soalnya dia ingin banget punya rumah kayak di Yogyakarta, yang kayak gebyok gitu," kata wanita kelahiran 8 September 1987 ini.

Desain lubang kuncinya pun dibuat unik, dengan hiasan ornamen keemasan di pinggirannya. Serta gagang pintu yang dirancang tak seperti pintu biasa. Bentuknya lingkaran dan berfungsi untuk mengetuk.

Selanjutnya di ruang tamu terdapat kayu panjang yang muat dua orang. Di ruang ini, sengaja menggunakan berbagai furniture dan lantai yang terbuat dari kayu, termasuk koleksi pribadi milik Hanung Bramantyo yaitu teleskop.



Sedangkan di langit-langit ruang tamu, terdapat lima buah sangkar burung. Jika diamati, isinya bukan burung melainkan adalah piala-piala milik mereka.

Di antaranya, Piala Citra yang didapatkannya melalui film Get Married pada 2007 lalu. Ada juga Piala Sutradara Terbaik dari film Brownies. Serta beberapa piala lainnya milik Zaskia.

Ide sangkar ini didapatkan Zaskia karena saat itu sedang ngetren. "Dekorasi sangkar ini kan di mana-mana ada, kami pikir kenapa tidak menaruh piala saja di dalamnya, dan digantungkan di langit-langit, biar hemat tempat juga," katanya.



(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads