Lukisan Terjual Rp 1 Miliar, Djokopekik Hobi Setir Mercy Hingga Pakai Barang Bermerek

Di Balik Pameran Tunggal Djokopekik (9)

Lukisan Terjual Rp 1 Miliar, Djokopekik Hobi Setir Mercy Hingga Pakai Barang Bermerek

- detikHot
Jumat, 11 Okt 2013 16:52 WIB
Lukisan Terjual Rp 1 Miliar, Djokopekik Hobi Setir Mercy Hingga Pakai Barang Bermerek
Jakarta - Hidup Djokopekik berubah sejak ia melepas lukisannya seharga Rp 1 miliar beberapa waktu lalu. Tak hanya bisa makan enak, barang-barang yang dipakainya ikutan bermerek.
 
Dari pengamatan DetikHOT, tampilan Pekik layaknya seorang kakek biasa. Baju kaos putih, celana bahan, dan kacamata baca.

Dilihat lebih dekat, ternyata beberapa dari barang tersebut diketahui punya harga yang cukup mahal.
 
Sebut saja jam tangan merek Seiko, sepatu merek Kickers, dan kacamatan Levi's dengan pinggiran warna hitam. Sementara ikat pinggang merek ternama Oakley dan tas merek Polo.
 
Pekik mengaku dirinya bukan orang yang suka membeli barang-barang mewah atau berfoya-foya dengan harta yang dimiliki. Dalam membeli barang, yang terpenting adalah kualitas dan kegunaan.
 
"Sepatu ini saya sampai lupa beli tahun berapa, harganya juga enggak ingat. Sudah lama pokoknya. Enggak tahu ini merek mahal atau bukan, yang penting nyaman dipakai dan awet, enggak cepat rusak," kata Pekik di Galeri Nasional, Selasa (8/10/2013).
 
Meski punya rumah yang sangat luas di Yogyakarta, pria berusia 75 tahun ini membiasakan hidup sederhana apa adanya.

Dia jarang bepergian ke mal dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
 
Kalau sudah di rumah, Pekik suka menonton televisi hingga semalam suntuk. Tak jarang ia nonton ketoprak atau wayang pada sebuah pergelaran seni.
 
"Sering juga kalau di rumah saya momong cucu, ngajak main sepeda," ujarnya.
 
Satu lagi hobi yang masih sering Pekik lakukan, yakni menyetir sendiri mobil Mercedes Benz dengan kapasitas mesin sebesar 3200 cc. Dia bilang, kegiatan itu mampu menyehatkan badan dan membuat pikiran segar.
 
"Supir di rumah ada, tapi saya kadang senang nyetir mobil sendiri. Ya, sekitar Yogyakarta saja, ndak jauh-jauh, kecepatannya juga biasa. Lumayan kalau buat orangtua bisa melatih saraf dan gerak tubuh," katanya.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads