Glenn Fredly Pentaskan Musikal 'Beta Maluku'

Glenn Fredly Pentaskan Musikal 'Beta Maluku'

- detikHot
Senin, 23 Mei 2011 16:27 WIB
Glenn Fredly Pentaskan Musikal Beta Maluku
Jakarta - Penyanyi Glenn Fredly merambah ke teater musikal yang belakangan ini memang jadi tren dalam khasanah seni pertunjukan di Tanah Air. Tergabung dalam tim kreatif Indonesia Kita yang terdiri atas Butet kartaredjasa, Agus Noor dan Djaduk Ferianto, Glenn akan mementaskan musikal bertajuk 'Beta Maluku' (Nyanyian Damai untuk Indonesia).

Pergelaran tersebut merupakan rangkaian dari program Indonesia Kita yang sebelumnya telah sukses menggelar 'Laskar Dagelan' beberapa waktu lalu. 'Beta Maluku' akan dipentaskan di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 27 dan 28 Mei pukul. 20.00 WIB.

"Ini pentas yang merefleksikan cinta kami kepada Indonesia, melalui nyanyian-nyanyian kami, juga kebudayaan yang tumbuh di masyarakat Maluku," ujar Glenn Fredly yang menyutradarai pementasan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika 'Laskar Dagelan' mengangkat latar budaya Yogyakarta, maka 'Beta Maluku', sesuai dengan judulnya, akan menggambarkan sejarah awal manusia Maluku. Tentu saja, melalui lagu-lagu yang diambil dari kekayaan budaya setempat, baik yang tradisional maupun populer dan kontemporer. Pentas ini akan menunjukan, masyarakat Maluku melalui jalan kebudayaan mampu mengatasi konflik yang mencabik-cabiknya.

"Indonesia mesti belajar dari kearifan mereka. Inilah spirit yang ingin dibagikan melalui pentas ini," tambah Glenn.

'Beta Maluku' menampilkan para seniman asal Maluku, seperti Bing Leiwakabessy, Zeth Lekatompessy, Bob Tutupoli, Barry Likumahuwa dan MC-komedian yang popular di Maluku, Om Koko. Juga akan tampil kelompok Haunesa Etnika dan Rence Alfons, Maluku Hiphop Community, Mariony Saherlawan, Muhamad Irfan dan Bengkel Sastra Maluku, Paduan Suara Effata dan puluhan penari.

Bersamaan dengan pementasan, selama dua hari itu akan digelar Pasar Kuliner, mulai pukul 12.00 WIB.

Setelah 'Laskar Dagelan' dan 'Beta Maluku', Indonesia Kita masih memiliki 4 program lagi. Yakni, 'Musikal Ludruk' (Memandang Indonesia secara Jenaka) 1-2 Juli, 'Akar Zapin-Akar Melayu' (Seni Indonesia dari Pesisir) 26-27 Jul, 'Reaktualisasi Seni dari Timur' 23-24 September, dan 'Silang Budaya-Silang Jenaka' (Foklore Lelucon Rakyat) 28-29 Oktober.


(mmu/nu2)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads