Cordyceps, Jamur Pembunuh Penyebab Pandemi di Serial HBO The Last of Us

ADVERTISEMENT

Cordyceps, Jamur Pembunuh Penyebab Pandemi di Serial HBO The Last of Us

Atmi Ahsani Yusron - detikHot
Senin, 16 Jan 2023 18:51 WIB
Poster karakter serial terbaru HBO The Last of Us.
Foto: dok. HBO GO
Jakarta -

Episode 1 serial HBO The Last of Us dibuka dengan sebuah acara bincang-bincang di televisi pada tahun 1968. Topik yang dibicarakan dalam acara tersebut soal pandemi global yang disebabkan oleh jamur yang nyatanya jauh lebih mengerikan daripada bakteri dan virus. Jamur ini datang dari genus Cordyceps.

Dijelaskan oleh ahli dalam acara tersebut, jamur ini hidup sebagai parasit dalam tubuh inangnya sampai pada akhirnya dia akan membunuh inangnya sendiri. Di acara tersebut sang ahli memberi contoh semut yang di dalam tubuhnya hidup jamur cordyceps. Semut tersebut kemudian kehilangan kendali atas dirinya dan seratus persen dikontrol oleh jamur tersebut dari dalam.

Di dunia nyata, ada lebih dari 600 spesies cordyceps. Ketika dia menemukan inang untuk hidup, cordyceps akan beraksi pelan-pelan menggantikan jaringan dari organ penting sang inang. Setelah itu mereka akan mengambil alih tubuh inang tersebut dan meyakinkan mereka untuk mencari inang yang lebih kuat untuk dikontaminasi.

Dalam adegan pembuka The Last of Us dijelaskan juga bahwa cordyceps dan jamur serupa tidak dapat hidup dalam tubuh manusia karena suhu tubuh manusia yang hangat. Cordyceps biasanya akan mencari inang seperti kumbang dan serangga. Namun, karena evolusi, mutasi pun bisa terjadi dan jamur-jamur ini bisa bertahan hidup karena mutasi tersebut. Mutasi ini juga bisa disebabkan karena pemanasan global yang membuat suhu bumi semakin hangat sehingga memaksa mereka untuk bertahan hidup dengan perubahan suhu tersebut.

The Last of UsThe Last of Us Foto: dok. NaughtyDog/Sony

Ada isu pemanasan global dalam The Last of Us yang pada akhirnya akan memusnahkan umat manusia. Bukan hanya karena suhu yang terlalu panas, kekeringan, atau hal-hal lain yang timbul akibat global warming. Lebih parah lagi adalah pandemi jamur cordyceps yang akibatnya bisa fatal bagi umat manusia.

Jamur berbahaya di The Last of Us ini bisa mengubah manusia jadi makhluk mengerikan dan ganas. Cordyceps yang masuk ke dalam tubuh manusia yang jadi inang akan jadi lebih agresif, ingin segera menggigit manusia lain demi mencari korban baru, sehingga jamur ini bisa berkuasa. Kota-kota di Amerika Serikat tumbang dengan cepat di awal episode The Last of Us sampai akhirnya kita sampai di 20 tahun kemudian ketika Joel bertemu dengan Ellie.

Peran jamur cordyceps dalam The Last of Us jadi sangat penting dalam pembangunan cerita dan karakternya. Ancaman dalam serial ini bukanlah zombie yang dihasilkan dari jamur tersebut, tapi jamurnya sendiri yang memang sangat mematikan.

The Last of Us tayang setiap Senin di HBO Go.

(aay/ass)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT