Cut Tari Takut Dijambak
Selasa, 07 Feb 2006 11:48 WIB
Jakarta - Sejak berperan jadi wanita jahat dalam sinetron 'Dewi Fortuna' beberapa tahun silam, sosok antagonis melekat pada diri Cut Tari. Kini Tari yang kembali melakoni peran antagonis sebagai ibu tiri, menyimpan sedikit kecemasan. "Nanti gue dijambak orang lagi," katanya.RCTI bersama MD Entertainment meluncurkan sinetron baru bertajuk 'Ratapan Anak Tiri'. Sinetron yang tayang mulai Jumat (10/2/2006) pukul 19.00 WIB itu memasang Cut Tari dan Gunawan sebagai bintang utama.Dikisahkan Gunawan sebagai Wisnu memiliki istri bernama Citra (diperankan Alia Miranti). Sayang wanita yang sangat dicintainya itu meninggal dunia saat melahirkan anak ketiga mereka.Sebelum meninggal sang istri berpesan, Wisnu harus menikahi Rinda (Cut Tari), satu-satunya orang yang dipercaya Citra mampu menggantikan dirinya. Setelah dinikahi, Rinda menunjukkan sifat aslinya, wanita matrearilistis dan ibu tiri yang jahat pada tiga anak Wisnu, Marsha, Fika dan Rizki.Cut Tari mengaku sempat berpikir cukup panjang sebelum menerima tawaran peran sebagai Rinda. Apalagi ia termasuk orang yang menentang kekerasan terhadap anak-anak.Namun setelah bertukar pikiran dengan sang sutradara, Lono Abdul Hamid, Tari pun bersedia. Pasalnya 'Ratapan Anak Tiri' menjanjikan cerita yang tidak menonjolkan kekerasan fisik pada anak-anak."Saya walaupun berperan antagonis, aslinya sangat sayang sama mereka," kata Tari ditemui detikhot di kantor MD Entertainment di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (6/2/2006) malam.Entah kenapa meski Tari tidak berwajah garang, dua anak kecil yang ikut bermain dalam sinetron tersebut takut pada sepupu Teuku Rafly itu. Apalagi jika dalam satu adegan Tari diminta untuk mendorong sang anak. Sebelum syuting anak-anak tersebut sudah menampakkan wajah ngeri."Saya berusaha menumbuhkan kepercayaan sama mereka kalau saya cuma pura-pura. Biasanya kalau lagi break (istirahat syuting) saya becanda-becanda atau mereka saya suapin kalau makan," cerita presenter sebuah infotainment itu antusias. (eny/)











































