Dua Garis Biru hingga Pengabdi Setan Ramaikan Movievaganza HUT Transmedia

Tim detikcom - detikHot
Selasa, 15 Des 2020 09:37 WIB
dua garis biru
Dua Garis Biru meramaikan film-film seru yang tayang merayakan Hut Transmedia / Foto: imdb
Jakarta -

Meramaikan HUT Transmedia, Trans7 menghadirkan film-film seru untuk disaksikan. Momen HUT Transmedia jatuh pada 15 Desember 2020.

Ada sejumlah film seru yang disiapkan untuk meramaikan perayaan ulang tahun Transmedia. Film-film tersebut dapat disaksikan sepanjang hari ini mulai pukul 12.00 WIB.

Film-film yang dihadirkan di antaranya film-film Indonesia berkualitas. Berikut daftar film-film tersebut yang dapat disaksikan sepanjang hari ini:

1. Rafathar

Jonny Gold dan Popo Palupi adalah sepasang perampok profesional. Kali ini mereka mendapatkan pekerjaan untuk menculik seorang bayi yang bernama Rafathar, bayi yang diadopsi oleh keluarga kaya. Ternyata bayi yang mereka culik itu mempunyai kekuatan super, kekuatan telekinetik yang mampu mengendalikan logam.

Kejadian-kejadian lucu terjadi dalam penculikan itu, hingga Rafathar mempunyai arti tersendiri kepada Jonny dan Popo. Perjalanan mereka perlahan mulai membuka sebuah konsipirasi besar dan asal-usul kekuatan super yang dimiliki Rafathar.

Film yang juga dibintangi Babe Cabita juga Agus Kuncoro ini dapat disaksikan mulai pukul 12.00 WIB.

2. Bodyguard Ugal-ugalan

Kehidupan Syahrini, penyanyi pop terkenal yang mempunyai fans jutaan, terganggu ketika dia mendapat banyak ancaman dari orang tak dikenal. Apalagi Syahrini berencana menggelar konser tunggal.

Syahrini lalu teringat salah satu teman baiknya, Erin, yang mempunyai perusahaan jasa sewa keamanan The Guardians. Syahrini memilih Boris, Acho, Lolox , Anyun dan Jessica sebagai bodyguards pribadinya.

Konser tunggal Syahrini digelar di sebuah gedung konser megah. Awalnya konser berjalan lancar dan aman. Di tengah-tengah pertunjukan, tiba-tiba Syahrini diculik oleh segerombolan orang tak dikenal. Boris, Acho, Lolox, Anyun dan Jessica langsung melakukan usaha penyelamatan dengan cara ugal-ugalan.

Bodyguard Ugal-ugalan dapat disaksikan mulai pukul 13.30 WIB.

Pengabdi SetanPengabdi Setan Foto: Adegan film 'Pengabdi Setan' (Official Rapi Films)

3. Dua Garis Biru

Dara (Zara JKT48) dan Bima (Angga Yunanda) melanggar batas tanpa tahu konsekuensinya. Mereka berusaha menjalani tanggung jawab atas pilihan mereka.

Mereka pikir mereka siap jadi dewasa untuk menghadapi segala konsekuensinya. Keluguan mereka langsung diuji saat keluarga yang amat mencintai mereka tahu, lalu memaksa masuk dalam perjalanan pilihan mereka.

Dua Garis Biru dapat disaksikan pukul 16.00 WIB.

4. Pengabdi Setan

Rini beserta bapak, ibu, dan ketiga adik laki-lakinya terpaksa tinggal di rumah neneknya di luar kota setelah rumah mereka dijual untuk pengobatan ibunya.

Ibunya sakit selama tiga setengah tahun tanpa diketahui penyebabnya sehingga keluarganya mengalami krisis finansial. Setelah ibunya meninggal, ayah Rini pergi untuk sebuah pekerjaan. Teror mulai muncul.

Sosok hantu perempuan menyerupai ibu mereka menghantui Rini dan adik-adiknya. Rini menemukan fakta bahwa di masa lalu keluarganya terlibat dalam suatu perjanjian hitam yang mengancam keselamatan keluarga mereka. Rini dan adik-adiknya harus membuka misteri masa lalu untuk tetap hidup.

Pengabdi Setan tayang mulai pukul 23.00 WIB.

5. Lentera Merah

Lentera Merah, majalah kampus yang dikelola mahasiswa Universitas Nasional Indonesia (UNI) sejak tahun 1930, dikisahkan sebagai majalah yang selalu kritis terhadap kondisi bangsa dan pemerintahan, condong ke "kiri" dan memihak rakyat kecil.

Risa (Laudya Cynthia Bella), mahasiswi baru, ikut audisi untuk menjadi bagian redaksi Lentera Merah angkatan 50. Penampilannya langsung menarik perhatian Iqbal (Dimas Beck), sang pemimpin redaksi, juga Wulan (Firina), wakil pemred yang mempunyai indra keenam.

Risa bersama empat mahasiswa lain terpilih menjadi lima terbaik dan harus mengikuti malam inisiasi. Kehadiran Risa dengan muka pucat, gayanya yang misterius, juga rok terusan yang dikenakan membuat penonton cepat menduga, dialah sang hantu.

Film ini tampaknya memang tak bermaksud menyembunyikan identitas hantu itu. Tewasnya Wulan makin menguatkan dugaan Risa-lah sang hantu. Sejak awal Wulan memang tak menyukai Risa.

Bapak Risa, Sakiman, adalah petani biasa yang dituduh komunis. Cap ini membuat Risa mendapat perlakuan yang sama dengan bapaknya, dikucilkan. Soal PKI membuat film ini berbeda dengan film bertema hantu lain.

Lentera Merah menghibur tengah malam mulai pukul 01.00 WIB.



Simak Video "Kemendikbud Ristek Apresiasi FFI yang Akan Digelar November 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/doc)