detikHot

Berita Populer

Sikap KPI yang Kembali Tuai Kontroversi

Selasa, 17 Sep 2019 07:55 WIB Mauludi Rismoyo - detikHot
Halaman 1 dari 2
Sikap KPI yang Kembali Tuai Kontroversi Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali mengeluarkan sikap dan melayangkan sanksi kepada beberapa acara televisi. Salah satunya adalah promo film 'Gundala'.

Joko Anwar sebagai sutradara 'Gundala' pun mengungkapkan kekecewaannya. Ia bersedia kicauannya di Twitter menanggapi promo filmnya di televisi nasional dikenai sanksi KPI dikutip.

"#BubarkanKPI. Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang 'Bangsat'," tulis Joko.

KPI pun berkomentar mengenai kicauan sang sutradara. Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo, menyebut Joko Anwar harusnya bisa melihat konteks kata dalam dialog 'Gundala' itu.


"Banyak artinya, tapi orang pakai kata dilihat konteksnya, karena kalau digigit 'bangsat' itu kan konteksnya ke sana. Tapi kalau diucapkan dalam intonasi tertentu, itu dikenal publik sebagai kata umpatan, masuk dalam kategori kasar. Jangan ambil dari kamus, karena kalau dari sana itu netral," tuturnya.

Selain 'Gundala', KPI juga menjatuhkan sanksi kepada 'Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie'. Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo mengatakan dalam rilisnya, jenis pelanggaran yang ditemukan terkait adanya muatan kekerasan, adegan kesurupan, adegan horor, pemanggilan arwah, konflik pribadi, dialog dan gerakan sensual, ungkapan kasar, penayangan identitas pelaku pelecehan seksual, adegan berbahaya, privasi, dan pelecehan status kelompok tertentu.

(mau/doc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com