Harry Dagoe: Anak-anak Tak Lugu Dalam Sinetron

Harry Dagoe: Anak-anak Tak Lugu Dalam Sinetron

- detikHot
Senin, 27 Jun 2005 18:25 WIB
Harry Dagoe: Anak-anak Tak Lugu Dalam Sinetron
Jakarta - Harry Dagoe yang kerap bekerjasama dengan anak kecil dalam dunia akting mengungkapkan bahwa belakangan peran yang didapat anak kecil di sinetron, terlalu berlebihan dan mengada-ada. Keluguan mereka tak lagi terlihat. Setuju?Tren sinetron Indonesia saat ini memang sedang marak melibatkan anak kecil. Bermunculannya karakter baru dalam sinetron juga dibarengi dengan cerita baru yang dinilai lebih fresh. Namun sayangnya, peran yang mereka dapatkan kadang jauh melenceng dari perilaku anak-anak semestinya.Begitu juga yang dirasakan oleh film maker Harry Dagoe. Harry menggungkapkan hadirnya tokoh hitam dan putih atau tokoh baik dan jahat dalam sinetron yang diperankan anak-anak, memang ditunggu penggemar sinetron. Berdasarkan riset pun, karakter ini memang sengaja dihadirkan untuk menghadirkan nuansa baru.Namun sutradara 'Pachinko' ini merasa khawatir dengan peran yang didapatkan anak-anak dalam sinetron. "Buat saya, ini buruk untuk dunia sinetron dan untuk penonton. Karakter baik dan jahat dihadirkan hanya untuk meraih simpati penonton. Dengan ini, anak-anak jadi mudah menilai. Mereka bisa bilang kalau anak yang manis dan cantik pasti baik, sedangkan anak yang jelek tuh pasti jahat," ungkap Harry saat berbincang-bincang dengan detikhot beberapa waktu lalu.Menurut Harry hadirnya karakter anak kecil seperti ini berlawanan dengan dunia anak-anak yang sesungguhnya. Anak-anak yang masih lugu dan manis berganti dengan anak yang penuh dengan muslihat. Ditambah dengan tema yang mustahil, semuanya jadi kesannya memaksa."Kita nggak lagi bisa melihat dunia anak-anak seperti yang kita lihat dalam dunia nyata sehari-hari. Lebih sayang lagi semua ini dilakukan hanya untuk mendatangkan uang," ujar Harry. (yla/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads