Novel 'Bunda' Lebih Singkat Dari Sinetronnya
Jumat, 06 Mei 2005 23:52 WIB
Jakarta - Sinetron 'Bunda' yang dibintangi Dina Olivia dan Tora Sudiro telah tamat masa penayangannya. Meskipun begitu, penggemar sinetron ini masih bisa menikmati kisahnya melalui novel yang ditulis Puthut EA.Novel terbitan Gagas Media itu dibuat bukan sebagai sekuel sinetron 'Bunda'. Novel ini justru memiliki kisah yang lebih singkat ketimbang sinetronnya."Kenapa cerita di novel ini lebih singkat karena saya hanya dikasih 22 episode dari kisah sinetron ini," ujar Puthut ketika ditemui di sela-sela peluncuran novelnya, Jumat (6/5/2005) di Plaza Senayan, Jakarta.Menurut penulis kelahiran Rembang, 27 tahun yang lalu itu, membuat novel yang diangkat dari kisah sinetron ternyata lebih sulit ketimbang menulis novel yang kisahnya dibuat sendiri oleh sang penulis. Contohnya di novel 'Bunda,' karena sudah ada alur besarnya dari sinetron, dia menjadi lebih sulit untuk mengeskplorasi kisah yang sudah ada itu."Tapi asal kita patuh pada alur-alur ceritanya, yang lainnya masih bisa sedikit dieksplorasi," imbuh Puthut.Menulis novel 'Bunda' buat penulis yang sudah menerbitkan sejumlah novel, ini menjadi tantangan tersendiri untuknya. Melalui novel terbarunya, Puthut ingin mematahkan anggapan beberapa orang soal novel yang diangkat dari kisah film atau sinetron tidak bisa disebut sebagai karya sastra."Saya ingin mengatakan kepada publik kalau novel ini dan novel-novel sejenis yang diangkat dari film atau sinetron adalah sastra. Sama seperti novel-novel lainnya," jelas penulis lulusan Ilmu Filsafat, Universitas Gajah Mada itu.Selain Puthut, dua pemain utama sinetron yang dinovelkan ini, Dina Olivia dan Tora Sudiro juga hadir dalam peluncuran novel setebal 189 halaman itu. Keduanya berharap novel 'Bunda' akan sesukses sinetron yang mereka berdua bintangi. (eny/)











































