Kesempatan Pengamen 'Menggapai Mimpi'
Jumat, 22 Apr 2005 12:26 WIB
Jakarta - Tak sekedar genjrang-genjreng berbagi musik di jalanan, pengamen mampu menghibur pendengar dengan alunan nada harmonis. Dengan kemampuan ini, apakah mereka juga layak menggapai mimpi masuk label rekaman?Layak. Begitu yakin Sulaeman Sakib. Produser eksekutif acara 'Menggapai Mimpi' ini memberi kesempatan pengamen mewujudkan impian semua musisi tanpa kecuali, mencetak album yang bisa berbagi dengar dengan banyak orang."Pengamen juga bagian dari musisi. Tapi mereka pengamen sendiri malu mengakuinya. Dulu, Iwan Fals juga pengamen, tapi dia bangga dan kini berhasil. Kita ingin, di acara Menggapai Mimpi ini profesi pengamen kembali terangkat," tutur Sulaeman kepada detikhot ditemui di Trans TV, Jl. Kapt. Tendean, Jakarta Selatan.Sebagai tayangan tv, Menggapai Mimpi lebih layak disebut fitur-reality show. Untuk membangun minat pemirsa menyaksikan acara ini, Trans TV terlebih dulu menayangkan fitur kehidupan pengamen. Seluk-beluk kehidupan musisi jalanan ini akan ditayangkan mulai 24 April mendatang."Kita ingin membangun awarness penonton terlebih dulu selama 3 bulan. Setelah itu, barulah babak permulaan audisi pengamen akan dimulai," tutur pria murah senyum ini.Proses audisi yang akan dimulai Juli mendatang akan hadir di 12 kota di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Persyaratannya hanya satu, semua pengamen yang sudah aktif selama dua tahun. Trans TV juga tidak membatasi jumlah peserta yang mengikuti audisi. Sebagai juri, Menggapai Mimpi telah menyiapkan juri lokal (pengamen) yaitu Anto Baret, juri perusahaan rekaman dan umum (dosen musik atau musisi). Untuk mendukung acara ini, Sulaeman sedang mendekati 2 label besar yang mau ikut urun di Menggapai Mimpi. Tapi ia menolak menyebutkannya. "Pokoknya lihat aja nanti."Selain itu, Menggapai Mimpi berusaha ingin melepas sistem SMS yang biasa digunakan untuk mencari pemenang pilihan pemirsa. Mereka lebih berharap menggunakan sistem grand jury, seperti sistem pengadilan di AS. Dengan begitu, mereka lebih berharap pemenang yang muncul terpilih dengan lebih fair. (ana/)











































